Menu ✖

Mode Gelap
Klarifikasi Sarpin: Integritas Terjaga, Jabatan Jelas Rofiq Azmi: Jangan Diam! Aset Daerah Dipertanyakan, Intelektual dan Ulama Banyuwangi Harus Bersuara  Polrestabes Surabaya Amankan Oknum Advokat Terkait Kasus Tipu Gelap Rp520 Juta PANAS! Ahli Hukum Bongkar Beda “Membuat” & “Memalsukan” di Sidang Ijazah Palsu Diduga Telan Anggaran Rp2 Miliar, Jalan Usaha Tani Menuju Kebun Sawit Anggota DPRD Kutai Barat Berinisial A Dipertanyakan

Surabaya · 19 Jun 2026 01:27 WITA ·

Dugaan ‘Sunat’ Dana Reses Juliana Eva Wati Memanas, Massa AMI Geruduk DPW PAN Jatim!


 Dugaan ‘Sunat’ Dana Reses Juliana Eva Wati Memanas, Massa AMI Geruduk DPW PAN Jatim! Perbesar

Surabaya -Borneosinartvnews. com Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPW PAN Jawa Timur, Kamis (18/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk desakan agar partai menindaklanjuti dugaan praktik pemotongan dana reses yang menyeret nama anggota DPRD Kota Surabaya, Juliana Eva Wati.

​Dalam aksi tersebut, massa AMI menegaskan bahwa persoalan dugaan penyimpangan dana reses tidak boleh dianggap sebagai masalah sepele.

​Terlebih, AMI mengaku telah melaporkan dugaan tersebut kepada Kejaksaan Negeri Surabaya untuk dilakukan penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​Perwakilan massa aksi kemudian diterima oleh Akbar, staf sekretariat DPW PAN Jawa Timur.

​Dalam keterangannya, Akbar menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan keputusan maupun tindakan terhadap anggota fraksi PAN yang tengah menjadi sorotan.

​Menurut Akbar, seluruh aspirasi dan tuntutan yang disampaikan AMI akan diteruskan kepada pimpinan partai, termasuk Ketua DPW PAN Jawa Timur, agar mendapatkan perhatian dan tindak lanjut sesuai mekanisme internal partai.

​Sekretaris DPP AMI Abdul Aziz, SH menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kejelasan dari aparat penegak hukum maupun sikap resmi dari partai.

​”Kami datang untuk meminta pertanggungjawaban moral dan politik, jika benar terdapat praktik pemotongan dana reses yang merugikan masyarakat, maka harus ada tindakan tegas. Kami tidak ingin dana yang bersumber dari uang rakyat justru disalahgunakan oleh oknum yang diberi amanah sebagai wakil rakyat,” tegas Abdul Aziz.

​AMI juga menyatakan tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar apabila tidak terdapat perkembangan signifikan atas laporan yang telah disampaikan kepada Kejaksaan Negeri Surabaya maupun dari pihak partai.

(Redho)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

 Polrestabes Surabaya Amankan Oknum Advokat Terkait Kasus Tipu Gelap Rp520 Juta

30 Oktober 2026 - 12:48 WITA

Program SAS (Sidoarjo Asri Sejuk) Kapolsek Sedati Bagikan Bibit Pohon Buah di Desa Banjar Kemuning 

23 Oktober 2026 - 18:29 WITA

PT ULI Cetak 40 SDM Konstruksi Kompeten di Jatim

23 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Mutiara Store Perkuat Posisi sebagai Pusat Grosir HP Second Berkualitas di Surabaya, Bos Uchild Utamakan Kepercayaan dan Kepedulian

23 Oktober 2026 - 10:04 WITA

Kolaborasi LKHAI dan JIMLY School Dorong Penguatan Kompetensi Profesional Untuk Hadapi Tantangan Hukum Bisnis

22 Oktober 2026 - 22:13 WITA

Ketum DPP AMI Soroti Sisi Positif Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

18 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Trending di Surabaya