KUTAI :borneosinartvnews :Kondisi infrastruktur jalan di wilayah RT 01, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kian memprihatinkan. Hingga saat ini, akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga tersebut dilaporkan belum tersentuh perbaikan maupun peningkatan badan jalan dari pemerintah daerah jumat(27/02/2026)
Akses Vital yang Terabaikan
Jalan ini sejatinya merupakan jalur penghubung strategis antar-desa, meliputi Desa Santan Tengah, Santan Ilir, hingga Desa Kersik. Selain itu, jalur ini merupakan rute terpendek menuju pusat Kecamatan Marang Kayu dibandingkan harus memutar jauh melalui Desa Sebuntal.
Bagi petani lokal, jalan ini adalah satu-satunya jalur distribusi untuk mengangkut hasil panen kelapa sawit dan kebun masyarakat. Namun, kondisi medan yang berlumpur tebal dan berlubang dalam membuat aktivitas transportasi menjadi sangat berisiko dan memakan waktu lama.
Keluhan Warga dan Upaya Mandiri
Ketua RT 01, Bapak Arman, menyatakan bahwa setiap kali musim hujan tiba, kondisi jalan dipastikan hancur dan nyaris tidak bisa dilewati kendaraan biasa. Selama ini, warga hanya mengandalkan semangat gotong royong untuk melakukan perbaikan alakadarnya.
“Kalau musim hujan, jalan ini pasti hancur. Walaupun sudah diperbaiki secara gotong royong oleh warga setempat dan para petani, kekuatannya tidak bertahan lama karena beban kendaraan dan cuaca,” ujar Arman.
Dalam dokumentasi yang diterima, terlihat warga harus turun langsung membantu kendaraan yang terjebak di lumpur dengan cara menguruk lubang menggunakan batu secara manual.
Harapan pada Pembangunan Merata
Warga Desa Santan Ulu sangat berharap agar Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara segera memberikan perhatian khusus. Mereka menuntut adanya pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan agar kesejahteraan petani dan kelancaran akses antar-desa dapat terwujud.
Peningkatan badan jalan diharapkan menjadi prioritas di tahun anggaran mendatang guna mendukung mobilitas warga yang selama ini terisolasi oleh kondisi jalan yang rusak berat
.(Ardian)











