Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Bulungan · 7 Jan 2026 10:34 WITA ·

Krisis Transportasi Udara di Malinau: Warga dan Pelajar Long Ampung Terlantar akibat Tiket Pesawat Penuh Sebulan


 Krisis Transportasi Udara di Malinau: Warga dan Pelajar Long Ampung Terlantar akibat Tiket Pesawat Penuh Sebulan Perbesar

LONG AMPUNG –MALINAU – BONEOSINARTVNEWS.COM – Masyarakat di Kecamatan Long Ampung, Kabupaten Malinau, saat ini tengah menghadapi krisis transportasi udara yang serius.

Rabu( 07/01/2026) Akses keluar-masuk wilayah tersebut dilaporkan lumpuh setelah tiket pesawat perintis untuk semua rute menuju Long Ampung ludes terjual hingga satu bulan ke depan.

Kondisi ini menyebabkan puluhan warga, termasuk pelajar yang hendak pulang kampung, terlantar di beberapa titik transit tanpa kepastian keberangkatan.

Akses Utama Lumpuh Total

Transportasi udara merupakan urat nadi utama bagi masyarakat Long Ampung mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Saat ini, rute-rute krusial seperti:

Malinau – Long Ampung

Tanjung Selor – Long Ampung

Tarakan – Long Ampung

Seluruhnya terpantau penuh (full booked). Keterbatasan armada dan frekuensi penerbangan dinilai sudah tidak mampu lagi menampung tingginya mobilitas masyarakat setempat.

Nasib Pelajar Jadi Sorotan

Salah satu dampak yang paling memprihatinkan adalah tertahannya sejumlah anak sekolah. Para pelajar yang seharusnya sudah berada di rumah untuk menghabiskan masa libur atau keperluan keluarga, terpaksa tertahan di kota transit.

Mereka dilaporkan menunggu dalam ketidakpastian, yang tentunya menambah beban biaya hidup selama masa tunggu.

Tuntutan Masyarakat kepada Pemerintah

Warga mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap minimnya antisipasi dari pihak-pihak terkait.

Mereka mendesak agar Pemerintah Kabupaten Malinau, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, serta pihak maskapai segera mengambil langkah darurat, di antaranya:

Penambahan Armada/Jadwal: Meminta adanya extra flight (penerbangan tambahan) untuk mengurai penumpukan penumpang.

Evaluasi Penerbangan Perintis: Mendesak instansi terkait untuk meninjau kembali kuota kursi agar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Prioritas Penumpang: Meminta adanya kebijakan prioritas bagi warga dengan kebutuhan mendesak, seperti pelajar dan pasien medis.

Masyarakat Long Ampung berharap keluhan ini segera direspons secara nyata. Tanpa adanya intervensi dari pemerintah, dikhawatirkan isolasi wilayah akan semakin berdampak buruk pada aspek ekonomi dan pendidikan di perbatasan.

 

Sumber: Borneo Sinar TV

Editor: Boni

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Akses Jalanan di Apung Kilo 9 Bulungan Memprihatinkan, Warga Desak Pemerintah Tuntaskan Pengaspalan

7 Juli 2026 - 17:31 WITA

Di Balik Pendataan BPS Bulungan, Warga Menuntut Bukti

23 Juni 2026 - 17:07 WITA

Jalan Penghubung Sungai Boh-Kayan Selatan Long Ampung Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

29 Mei 2026 - 20:33 WITA

Dugaan Korupsi dan Manipulasi Data Pembebasan Lahan Bandara Long Ampung Dilaporkan ke Polda Kaltara

26 Mei 2026 - 18:33 WITA

Pusat Pemerintahan Membara: Penyebab Kebakaran Hebat di Kantor Bupati Bulungan Masih Jadi Misteri

21 Mei 2026 - 07:46 WITA

Alat Bantuan Ketahanan Pangan untuk Krayan Masih Tertahan, Masyarakat Soroti Kinerja dan Pengawasan

19 Mei 2026 - 23:53 WITA

Trending di Malinau