Menu

Mode Gelap
BONGKAR! Kios Hapis di Berau Disorot, Dugaan Penimbunan Solar Ilegal Saat Minyak Langka Soroti Aktivitas LCT 08, Pengawasan Bongkar Muat Minyak di Berau Diperketat Dihantui Mangkrak 7 Tahun, Proyek Jembatan Rp37 Miliar di Berau Belum Bisa Dipakai Konvoi Pendukung Nomor 1 Meriahkan Kampanye Pilkades Karang Satria Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau

Ekonomi · 26 Feb 2026 20:32 WITA ·

Penumpang Speedboat Keluhkan Kondisi Lorong Pelabuhan Tengkayu I yang Sempit dan Kumuh


 kondisi lorong di kawasan Pelabuhan Tengkayu I Perbesar

kondisi lorong di kawasan Pelabuhan Tengkayu I

TARAKAN. borneosinartcnews –  Sejumlah penumpang speedboat mengeluhkan kondisi lorong di kawasan Pelabuhan Tengkayu I yang dinilai sempit dan kumuh. Kondisi tersebut disebut mengganggu kenyamanan serta kelancaran arus penumpang, khususnya saat jadwal keberangkatan dan kedatangan kapal padat.

Pantauan Borneo Sinar TV, Kamis (26/02/2026), lorong yang menjadi akses utama menuju dermaga dipadati aktivitas jual beli dan lalu lalang penumpang. Ruang gerak yang terbatas membuat antrean kerap menumpuk, terlebih ketika penumpang membawa barang bawaan dalam jumlah banyak.

“Kalau lagi ramai, susah lewat. Lorongnya sempit, kadang harus bergantian jalan,” ujar salah seorang penumpang.

Selain persoalan sempitnya akses, kondisi kebersihan di area tersebut juga menjadi sorotan. Beberapa titik terlihat kurang tertata, sehingga menimbulkan kesan kumuh dan tidak representatif sebagai pintu gerbang transportasi laut.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari sejumlah pedagang di lokasi, mereka mengaku membayar sebesar Rp3.600.000 per bulan kepada pihak perhubungan. Penumpang berharap dengan adanya penarikan biaya tersebut, penataan dan kebersihan kawasan pelabuhan dapat lebih ditingkatkan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana penataan ulang lorong akses di Pelabuhan Tengkayu I.

Borneo Sinar TV akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang guna memperoleh penjelasan lebih lanjut terkait kondisi dan pengelolaan kawasan tersebut. (boni)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Klaim Asuransi Ditolak Meski Ada LP, Adira Berau Dinilai Main Tafsir

18 Februari 2026 - 10:23 WITA

Trending di Ekonomi