TANJUNG REDEB-BORNEOSINARTVNEWS.COM Di tengah kelangkaan bahan bakar yang sedang dirasakan masyarakat, aktivitas penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Kios Hapis yang berlokasi di daerah Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendadak menuai sorotan tajam. Pasalnya, solar dalam jumlah mencurigakan yang diduga kuat berasal dari aktivitas para “pengantri” kini berada di lokasi tanpa kejelasan legalitas.
Praktik penyimpanan terselubung ini langsung memantik perhatian publik. Terlebih lagi, di tengah sulitnya mendapatkan pasokan energi di wilayah Teluk Bayur dan sekitarnya, asal-usul, volume, hingga peruntukan pasti dari BBM tersebut masih diselimuti misteri. Publik mendesak agar aparat segera turun tangan di tengah situasi minyak yang sedang sulit.
Desak Aparat Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh
Menanggapi situasi ini, awak media dan warga setempat meminta aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi di Rinding, Teluk Bayur.
Pemeriksaan mendalam ini dinilai sangat penting guna mengungkap beberapa hal, meliputi:
Memeriksa dokumen pembelian dan legalitas tumpukan solar di lokasi.
Menelusuri asal-usul pasokan serta menghitung volume riil BBM yang disimpan.
Mengendus kemungkinan adanya aktivitas penyaluran kembali kepada pihak lain yang tidak sesuai ketentuan.
Memastikan apakah solar tersebut merupakan bagian dari kuota subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat luas di tengah kondisi langka.
Langkah ini sejalan dengan komitmen BPH Migas yang terus memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di tahun 2026 untuk mencegah penyimpangan. Warga Berau berharap aparat dapat segera memastikan kebenaran informasi ini demi keadilan bagi masyarakat.
Pemilik Kios Hapis Belum Berikan Keterangan
Hingga berita ini dinaikkan ke meja redaksi, pihak pengelola maupun pemilik Kios Hapis di Teluk Bayur masih belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpanan solar tersebut.
Meski demikian, media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak kios untuk memberikan penjelasan transparan mengenai asal-usul dan keabsahan BBM yang ada di lokasi.
(TIM)











