Menu ✖

Mode Gelap
Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri! Klarifikasi Pungutan Sewa Tenda Berau Expo Rp4,5 Juta Mengalir ke Mana ??

Nasional · 3 Mar 2026 16:44 WITA ·

Aksi Masyarakat Dayak dan KASBI di Depan Istana Negara, Perjuangkan Tanah Ulayat Marjun Talisayan Berau Kaltim


 Aksi Masyarakat Dayak dan KASBI di Depan Istana Negara, Perjuangkan Tanah Ulayat Marjun Talisayan Berau Kaltim Perbesar

JAKARTA:Borneosinartvnews.com:November, 2021 – Ratusan massa dari masyarakat Dayak bersama solidaritas Serikat Buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara pada tahun 2021.

Aksi tersebut dilakukan untuk memperjuangkan tanah ulayat Marjun, Talisayan, yang diduga dirampas oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Tanjung Buyuh Perkasa Plantation.

Dalam orasinya, massa aksi menuntut pemerintah pusat turun tangan menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Mereka menilai hak masyarakat adat atas tanah ulayat telah diabaikan, sementara aktivitas perusahaan terus berjalan tanpa penyelesaian yang adil.

Perjuangan yang ditempuh masyarakat Dayak Marjun disebut cukup melelahkan.

Selain menempuh jalur aksi demonstrasi hingga ke ibu kota, sejumlah warga juga menghadapi proses hukum yang berujung pada penahanan.

Massa aksi menilai langkah tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat adat yang mempertahankan hak atas tanah leluhur mereka.

Para demonstran juga menuding pemerintah dan aparat penegak hukum lebih berpihak kepada korporasi dibandingkan rakyat kecil.

Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha perkebunan yang berada di atas tanah ulayat, serta meminta penghentian segala bentuk intimidasi dan kriminalisasi terhadap warga.

Aksi di depan Istana Negara tersebut menjadi simbol panjangnya perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan hak atas tanah.

Hingga kini, masyarakat berharap adanya keberpihakan nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan konflik agraria secara adil dan transparan.

massa dari masyarakat Dayak bersama solidaritas Serikat Buruh yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara pada tahun 2021.

Aksi tersebut dilakukan untuk memperjuangkan tanah ulayat Marjun, Talisayan, yang diduga dirampas oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Tanjung Buyuh Perkasa Plantation.

Dalam orasinya, massa aksi menuntut pemerintah pusat turun tangan menyelesaikan konflik agraria yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Mereka menilai hak masyarakat adat atas tanah ulayat telah diabaikan, sementara aktivitas perusahaan terus berjalan tanpa penyelesaian yang adil.

Perjuangan yang ditempuh masyarakat Dayak Marjun disebut cukup melelahkan.

Selain menempuh jalur aksi demonstrasi hingga ke ibu kota, sejumlah warga juga menghadapi proses hukum yang berujung pada penahanan.

Massa aksi menilai langkah tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap masyarakat adat yang mempertahankan hak atas tanah leluhur mereka.

Para demonstran juga menuding pemerintah dan aparat penegak hukum lebih berpihak kepada korporasi dibandingkan rakyat kecil.

Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha perkebunan yang berada di atas tanah ulayat, serta meminta penghentian segala bentuk intimidasi dan kriminalisasi terhadap warga.

Aksi di depan Istana Negara tersebut menjadi simbol panjangnya perjuangan masyarakat adat dalam mempertahankan hak atas tanah.

Hingga kini, masyarakat berharap adanya keberpihakan nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan konflik agraria secara adil dan transparan.

Penulis : Boni

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Ngawi Resmikan Klinik Utama Dalam Jiwa, Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

24 Oktober 2026 - 16:02 WITA

The Skinbars Clinic Perkuat Healthy Aging melalui Teknologi EXION dan EXOMIND

22 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Tragis! Tuntut Gaji Rp1,4 M Usai 25 Tahun Kerja, Lansia Malang Malah Dideportasi

21 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Polisi Temukan Pesta Miras saat Razia Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Pacitan

18 Oktober 2026 - 22:39 WITA

Dugaan Kasus Asusila Siswa, APPM Desak Disdik Jatim Bersikap Tegas

16 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Kayu Gelondongan Ulin Angkutan Berat Bikin Jalan Amblas di Muara Komam, Sopir Sebut Milik Haji YP

7 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Trending di Nasional