Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Kaltara · 13 Mei 2026 12:57 WITA ·

Proyek Rp 400 Miliar Semamu 1-Semamu 2 Disorot, Drainase Disebut “Sementara”


 Proyek Rp 400 Miliar Semamu 1-Semamu 2 Disorot, Drainase Disebut “Sementara” Perbesar

BORNEOSINARTVNEWS.COM  Tanjung Selor, Kalimantan Utara-Proyek pembangunan jalan dan drainase Semamu 1 dan Semamu 2 pada jalur Malinau-Krayan kembali menjadi sorotan publik, 13 mei 2026.

Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp400 miliar itu menuai perhatian setelah pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Utara menyebut drainase yang dibangun di lokasi tersebut hanya bersifat sementara.

Pernyataan itu disampaikan Dani Wiranto yang disebut menjabat sebagai Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Utara saat menerima konfirmasi sejumlah jurnalis terkait kondisi pekerjaan di lapangan.

Dalam penelusuran lapangan, tim media menemukan beberapa titik drainase berada di kawasan tebing pegunungan yang dinilai masih rawan longsor.

Menurut pengamatan tim media, kondisi lokasi tersebut dinilai belum layak untuk pembangunan drainase permanen karena struktur tanah masih labil dan memerlukan kajian teknis lebih lanjut.

Selain itu, sejumlah lereng di lokasi proyek juga disebut belum mendapat penguatan maksimal untuk mengantisipasi longsor saat musim hujan.

“Itu drainase sementara,” ujar Dani Wiranto kepada awak media.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan proyek jalan perbatasan yang menelan anggaran ratusan miliar rupiah.

Salah satu sumber menyebut lemahnya pengawasan dapat memicu pemborosan anggaran apabila pekerjaan rusak lalu kembali diperbaiki menggunakan dana negara.

“Kalau pengawasan lemah lalu pekerjaan rusak dan dibangun ulang, tentu masyarakat menilai itu mubazir,” ungkap sumber kepada BORNEOSINARTVNEWS.COM.

Masyarakat dan tokoh warga Krayan kini meminta adanya evaluasi teknis menyeluruh terhadap proyek jalan dan drainase Semamu 1 serta Semamu 2 agar kualitas pekerjaan benar-benar sesuai standar dan kondisi lapangan.

(Tim Redaksi BORNEOSINARTVNEWS.COM)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Skandal Rp596 Miliar, Kejati Kaltara Buru Aktor Utama!

23 Juni 2026 - 18:07 WITA

Kejati Kaltara Gebrak Direktur PT. CCM Diperiksa di Kejagung!

23 Juni 2026 - 17:31 WITA

Dugaan Korupsi Tambang Nunukan Memanas! Dirut PT SIP Mangkir Tanpa Alasan, Kejati Kaltara Siap Ambil Langkah Tegas!

26 Mei 2026 - 15:36 WITA

Rumah Anggota DPRD Provinsi Kaltara Alimuddin di Sekatak Terbakar, Redaksi Masih Himpun Informasi Pasti Penyebab Kejadian

23 Mei 2026 - 19:47 WITA

Proyek Jalan Malinau-Krayan Kembali Disorot, Publik Pertanyakan Fungsi Satker PUPR Dalam Pengawasan

11 Mei 2026 - 22:35 WITA

Eks Koordinator Intelijen Kejagung Resmi Perkuat Jajaran Kejaksaan Tinggi Kaltara

11 Mei 2026 - 15:12 WITA

Trending di Kaltara