Menu ✖

Mode Gelap
Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri! Klarifikasi Pungutan Sewa Tenda Berau Expo Rp4,5 Juta Mengalir ke Mana ??

Hukrim · 11 Jan 2026 15:16 WITA ·

Anggaran Rakyat Mubazir Proyek Turap Kelandakan Roboh Seketika, Kontraktor Diduga ‘Main Mata dengan Kualitas Material


 Anggaran Rakyat Mubazir Proyek Turap Kelandakan Roboh Seketika, Kontraktor Diduga ‘Main Mata  dengan Kualitas Material Perbesar

Anggaran Rakyat Mubazir Proyek Turap Kelandakan Roboh Seketika, Kontraktor Diduga ‘Main Mata’ dengan Kualitas Material

BERAU-KALTIM: BORNEOSINARTVNEWS – Aroma tidak sedap menyelimuti proyek pembangunan turap pelabuhan di Kampung Kelandakan, Desa Tanjung Perepat, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau.

Fasilitas yang baru saja dikerjakan dan menelan anggaran besar tersebut kini hancur lebur, meninggalkan tanda tanya besar mengenai integritas pengerjaannya.

Kehancuran Berantai: Turap Ambrol, Jalan Amblas

Pantauan tim di lapangan pada hari ini, Minggu, 11 Januari 2026, menyajikan pemandangan miris. Struktur turap yang seharusnya kokoh melindungi area pesisir tampak roboh total. Kegagalan konstruksi ini memicu efek domino yang mengakibatkan badan jalan aspal di atasnya ikut amblas dan berlubang besar.

Kondisi ini tidak hanya memutus akses, tetapi juga menciptakan lubang maut di bawah aspal yang sangat membahayakan keselamatan warga setempat.

Warga: “Ini Proyek Abal-Abal!”

Masyarakat Kampung Kelandakan tidak bisa menyembunyikan amarahnya melihat kualitas proyek yang dinilai jauh di bawah standar teknis. Dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi mencuat ke permukaan seiring dengan rapuhnya bangunan tersebut.

“Turap dan jalan aspal ini baru saja selesai, tapi sudah roboh. Kami menduga ini dikerjakan asal-asalan demi keuntungan semata,” tegas salah satu warga yang enggan identitasnya dipublikasikan. Warga khawatir, jika tidak segera diaudit, anggaran negara akan terus terbuang sia-sia untuk proyek yang hanya bertahan seumur jagung.

Ancaman Pidana dan Ganti Rugi

Berdasarkan aturan hukum, kegagalan bangunan ini dapat menyeret kontraktor ke ranah hukum:

UU Jasa Konstruksi No. 2 Tahun 2017: Kontraktor wajib bertanggung jawab penuh atas kegagalan bangunan dan dapat dikenakan sanksi blacklist hingga pencabutan izin usaha.

UU Tipikor Pasal 7 ayat (1): Jika ditemukan bukti kecurangan dalam penggunaan material yang membahayakan keamanan umum, pihak pelaksana dapat dijerat pidana penjara maksimal 7 tahun.

Desakan Audit Investigasi

Hingga saat ini, pihak pemerintah desa maupun instansi terkait di Kabupaten Berau masih bungkam dan belum memberikan konfirmasi resmi kepada Borneosinartvnews.

Masyarakat mendesak agar Inspektorat dan aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk melakukan audit investigasi menyeluruh sebelum kerusakan meluas dan memakan korban jiwa.

Borneosinartvnews.(tim)

 

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Ngawi Resmikan Klinik Utama Dalam Jiwa, Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

24 Oktober 2026 - 16:02 WITA

The Skinbars Clinic Perkuat Healthy Aging melalui Teknologi EXION dan EXOMIND

22 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Tragis! Tuntut Gaji Rp1,4 M Usai 25 Tahun Kerja, Lansia Malang Malah Dideportasi

21 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Polisi Temukan Pesta Miras saat Razia Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Pacitan

18 Oktober 2026 - 22:39 WITA

Dugaan Kasus Asusila Siswa, APPM Desak Disdik Jatim Bersikap Tegas

16 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Kayu Gelondongan Ulin Angkutan Berat Bikin Jalan Amblas di Muara Komam, Sopir Sebut Milik Haji YP

7 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Trending di Nasional