Menu

Mode Gelap
Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search Lupakan Arabika dan Robusta! Kopi Liberika Sembakungan Siap Jadi Identitas Baru Berau! Bhabinkamtibmas Polsek Jabon Turun Ke Lapangan Gelar Kerja Bakti Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso Judi Sabung Ayam di Jember Meresahkan, Polisi Didesak Bertindak

Nasional · 10 Jul 2026 09:51 WITA ·

Dikeroyok 8 Preman Hingga Diancam Celurit, Jurnalis di Lamongan Jadi Korban Brutal Penimbun Solar!


 Dikeroyok 8 Preman Hingga Diancam Celurit, Jurnalis di Lamongan Jadi Korban Brutal Penimbun Solar! Perbesar

Lamongan – borneosinartcnews..com Seorang wartawan bernama JP melaporkan kasus pengeroyokan dan ancaman kekerasan ke Polres Lamongan, Jawa Timur. Insiden itu terjadi saat dirinya dan rekannya sedang melakukan penelusuran terkait dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah Kecamatan Kedungpring, Kamis 9 Juli 2026.

​Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTLP/B/296/VII/2026/SPKT tertanggal 9 Juli 2026, peristiwa berlangsung pada hari Minggu, 5 Juli 2026 sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Desa Sumengko, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan.

​Menurut keterangan dalam laporan, JP bersama rekannya bernama ND tiba di lokasi menggunakan mobil. Saat hendak berputar arah karena jalan sempit, kendaraan mereka dihadang oleh satu unit sepeda motor Honda PCX berwarna merah marun. Tak lama kemudian, sekitar delapan orang tak dikenal datang dan langsung mengepung mobil.

​Meskipun JP telah memperlihatkan kartu tanda pengenal wartawan, pihak yang mengepung tidak menghiraukan. Para pelaku membuka paksa pintu mobil, menarik kedua korban keluar, lalu memukul dan menendang secara beramai-ramai. Salah satu pelaku terlihat mengacungkan senjata tajam jenis celurit sambil melontarkan ancaman:

​“Kalau kamu balik lagi kesini tak bacok, kalau tidak terima besok ajak teman-temanmu datang kesini”.” Ungkap JP

​Setelah memukul dan mengancam, para pelaku memasukkan rumput kering ke dalam kabin mobil kedua korban. Akibat peristiwa itu, Jerry dan Nadi mengalami luka memar, benjol, serta nyeri di bagian kepala, lengan, dan badan.

​Kedua korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Lamongan dan meminta proses hukum serta verifikasi lebih lanjut. Diduga tindakan kekerasan ini bertujuan untuk menghentikan pengungkapan kasus dugaan penimbunan solar subsidi yang diduga merugikan keuangan negara. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. (Redho

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ketua KAKI Jatim Apresiasi Kinerja Kajari Bangkalan

24 Juli 2026 - 14:52 WITA

Mandor Kilap Dukung Jamaludin Pimpin Desa Satriajaya

22 Juli 2026 - 10:44 WITA

Virlal Pria Bugil Terima Ojol di Sidoarjo, Polisi Tempuh Jalur Pembinaan

17 Juli 2026 - 15:56 WITA

Ormas Jawara Bersatu Perkuat Sinergi dengan Forkopimka Prambon

15 Juli 2026 - 12:39 WITA

BEKASI SINERGI NUSANTARA 8176: Energi Kolaborasi Bangkitkan Ekonomi Lokal

14 Juli 2026 - 16:48 WITA

Bertamasya’ ke Bogor, Festival Film Jelek Vol. 2 Rayakan Keberanian Berkarya

11 Juli 2026 - 21:20 WITA

Trending di Nasional