Menu ✖

Mode Gelap
Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri! Klarifikasi Pungutan Sewa Tenda Berau Expo Rp4,5 Juta Mengalir ke Mana ??

Nasional · 14 Jan 2026 23:51 WITA ·

Diskusi Singkat Dorong Perhatian Pemerintah Pusat untuk Ekonomi Long Ampung


 Diskusi Singkat Dorong Perhatian Pemerintah Pusat untuk Ekonomi Long Ampung Perbesar

Diskusi Singkat Dorong Perhatian Pemerintah Pusat untuk Ekonomi Long Ampung

Berau -Kaltim -Borneosinartvnews :Diskusi singkat digelar di Cafe Simpang, Jalan Rambutan, Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, yang membahas dorongan kepada pemerintah pusat agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi ekonomi Kampung Long Ampung, Kabupaten Malinau, melalui peningkatan akses transportasi udara dan darat Kamis (15/01/2026)

Diskusi tersebut dihadiri oleh Kepala Bandara Long Ampung, Tarom, Ketua FKPPI Kalimantan Timur, Bastian, serta awak media Borneo Sinar TV dan Media Aktivis. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun fokus pada persoalan keterisolasian wilayah perbatasan yang hingga kini belum tertangani secara maksimal.

Dalam pembahasan, disampaikan bahwa hingga saat ini transportasi udara ke Long Ampung masih sangat minim, sehingga menyulitkan mobilitas masyarakat, pelayanan dasar, serta distribusi kebutuhan pokok. Kondisi ini dinilai perlu segera mendapat intervensi langsung dari pemerintah pusat melalui penambahan penerbangan perintis dan dukungan anggaran yang memadai.

Selain jalur udara, peserta diskusi juga menekankan pentingnya pembangunan dan pembukaan kembali akses jalan darat. Secara geografis, Long Ampung lebih dekat ke Samarinda dan seharusnya dapat terhubung secara darat. Namun akibat terputusnya akses jalan, perekonomian masyarakat Long Ampung dan wilayah sekitarnya mengalami kelumpuhan dalam waktu yang cukup lama.

Para peserta diskusi meminta pemerintah pusat menjadikan Long Ampung sebagai wilayah perhatian khusus, mengingat perannya sebagai daerah perbatasan dan potensi ekonomi yang belum tergarap akibat keterbatasan infrastruktur.

Mereka menilai, tanpa keterlibatan dan komitmen kuat dari pemerintah pusat, pembangunan di wilayah terpencil seperti Long Ampung akan terus tertinggal. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi terkait sangat dibutuhkan agar akses transportasi udara dan darat dapat segera direalisasikan.

Diskusi ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih berkeadilan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan perbatasan Kalimantan Utara. (Boni/Ars)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Ngawi Resmikan Klinik Utama Dalam Jiwa, Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

24 Oktober 2026 - 16:02 WITA

The Skinbars Clinic Perkuat Healthy Aging melalui Teknologi EXION dan EXOMIND

22 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Tragis! Tuntut Gaji Rp1,4 M Usai 25 Tahun Kerja, Lansia Malang Malah Dideportasi

21 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Polisi Temukan Pesta Miras saat Razia Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Pacitan

18 Oktober 2026 - 22:39 WITA

Dugaan Kasus Asusila Siswa, APPM Desak Disdik Jatim Bersikap Tegas

16 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Kayu Gelondongan Ulin Angkutan Berat Bikin Jalan Amblas di Muara Komam, Sopir Sebut Milik Haji YP

7 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Trending di Nasional