Menu ✖

Mode Gelap
Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri! Klarifikasi Pungutan Sewa Tenda Berau Expo Rp4,5 Juta Mengalir ke Mana ??

Nasional · 10 Agu 2026 10:17 WITA ·

Hari Gajah Sedunia 2026: Difpala, LINKSOS, dan Geopix Gelar Pentas Seni Inklusif


 Hari Gajah Sedunia 2026: Difpala, LINKSOS, dan Geopix Gelar Pentas Seni Inklusif Perbesar

MALANG-BORNEOSINARTVNEWD.COM Difabel Pecinta Alam (Difpala), Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS), bersama Geopix menggelar aksi peringatan Hari Gajah Sedunia melalui kegiatan “Pentas Seni dan Dongeng Satwa”, Minggu, 9 Agustus 2026 di Malang Creative Center (MCC), Kota Malang. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye bersama “Make Elephant Great Again – Kembalikan Kejayaan Gajah”, sebuah gerakan yang mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyuarakan perlindungan gajah Indonesia melalui aksi kreatif, edukasi publik, dan kampanye digital.

​”Hari Gajah Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian Gajah Indonesia dan habitatnya. Melalui Pentas Seni dan Dongeng Satwa, Difpala ingin menyampaikan pesan konservasi dengan cara yang menyenangkan sekaligus membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk turut berperan aktif dalam edukasi konservasi dan pelestarian lingkungan,” ujar Ken Kerta, Pembina Difabel Pecinta Alam (Difpala).

​Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 penyandang disabilitas dan pendamping, serta menyasar sedikitnya 300 pengunjung MCC. Rangkaian kegiatan meliputi dongeng satwa tentang gajah, dance kontemporer, menyanyi, pembacaan puisi, pembagian stiker dan informasi konservasi, untuk mengenal gajah sumatera dan gajah kalimantan yang ada di Indonesia. Kegiatan ini juga menyuarakan dukungan yang lebih kuat untuk perlindungan habitat dan koridor ekologis bagi gajah, penguatan penegakan hukum, serta peningkatan kesejahteraan gajah yang berada di kebun-kebun binatang.

​Annisa Rahmawati, Senior Wildlife Campaigner Geopix mengatakan, “Gajah begitu penting dan memiliki kedudukan tinggi dalam catatan sejarah kerajaan-kerajaan dan budaya nusantara. Gajah juga memegang peran penting dalam meregenerasi ekosistem hutan sebagai ‘petani hutan’ dan melestarikannya. Namun nasibnya saat ini sangat miris, hidupnya penuh ancaman dengan kerusakan hutan sebagai habitatnya dan perburuan keji yang mengurangi secara drastis populasinya.”

​Momen Hari Gajah Sedunia bersama Difpala ini menciptakan ruang terbuka bagi konservasi yang inklusif untuk menyuarakan perlindungan alam dan satwa liar Indonesia termasuk gajah Indonesia. Melalui kolaborasi Difpala, LINKSOS dan Geopix ini, isu konservasi gajah dipertemukan dengan gerakan konservasi inklusif dimana pelestarian alam adalah tanggung jawab bersama, dan penyandang disabilitas memiliki hak sekaligus kemauan dan kemampuan untuk mengambil peran dan bagian di dalamnya. Saatnya beraksi. Kembalikan kejayaan gajah.

​(Redho)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Ngawi Resmikan Klinik Utama Dalam Jiwa, Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

24 Oktober 2026 - 16:02 WITA

The Skinbars Clinic Perkuat Healthy Aging melalui Teknologi EXION dan EXOMIND

22 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Tragis! Tuntut Gaji Rp1,4 M Usai 25 Tahun Kerja, Lansia Malang Malah Dideportasi

21 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Polisi Temukan Pesta Miras saat Razia Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Pacitan

18 Oktober 2026 - 22:39 WITA

Dugaan Kasus Asusila Siswa, APPM Desak Disdik Jatim Bersikap Tegas

16 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Kayu Gelondongan Ulin Angkutan Berat Bikin Jalan Amblas di Muara Komam, Sopir Sebut Milik Haji YP

7 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Trending di Nasional