KEDIRI -borneosinartvnews.com Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis hak asasi manusia, Andrie Yunus, hingga kini masih menyelimuti benak publik dengan tanda tanya besar. Meski bukti rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan wajah kedua pelaku dengan sangat jelas, pihak kepolisian dilaporkan belum berhasil meringkus para terduga pelaku di balik aksi brutal tersebut.
Bukti Visual yang Jelas
Foto hasil tangkapan layar CCTV yang kini viral di media sosial menampilkan dua pria yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor. Dalam gambar tersebut, wajah keduanya terpampang nyata tanpa tertutup masker atau pelindung wajah, yang seharusnya menjadi petunjuk kunci bagi aparat penegak hukum untuk segera melakukan identifikasi.
“Jelas sekali wajahnya! Mengapa polisi sampai saat ini belum bisa mengungkap siapa mereka?” tulis salah satu warganet yang geram melihat perkembangan kasus yang jalan di tempat.
Kondisi Korban yang Memprihatinkan
Akibat serangan air keras tersebut, Andrie Yunus mengalami luka bakar serius, terutama di area wajah dan leher. Foto kondisi korban pasca-insiden yang beredar luas di berbagai platform media sosial sontak memicu gelombang simpati sekaligus kemarahan dari masyarakat Indonesia. Tindakan keji ini dinilai bukan sekadar kriminalitas biasa, melainkan ancaman bagi para pegiat hak asasi manusia.
Desakan Publik dan “Satu Indonesia”
Narasi “Satu Indonesia sedang mencari 2 pelaku” kini menggema kuat sebagai bentuk solidaritas publik. Masyarakat menuntut transparansi dari aparat kepolisian agar segera mengungkap motif dan menangkap eksekutor di lapangan. Kegagalan mengungkap kasus ini, meskipun bukti visual sudah ada, memicu keraguan publik terhadap kinerja penegak hukum dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap aktivis.Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan terbaru maupun hambatan yang dihadapi dalam proses pengejaran kedua pria tersebut.
Masyarakat luas terus mendesak agar kasus ini tidak berakhir menjadi “misteri” yang terlupakan, dan menuntut keadilan bagi Andrie Yunus segera ditegakkan
Redaksi borneosinartvnews. com (**)











