Menu

Mode Gelap
Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “. Wisuda STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana

Kutai Kartanegara · 6 Jun 2026 12:15 WITA ·

Sengketa Lahan di Desa Bunga Putih Memanas, Suyono Cs Tuding Ada Penyerobotan dan Pengrusakan Lahan


 Sengketa Lahan di Desa Bunga Putih Memanas, Suyono Cs Tuding Ada Penyerobotan dan Pengrusakan Lahan Perbesar

BorneoSinarTVNews.com-Kutai Kartanegara -Konflik lahan yang melibatkan warga dengan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) di Desa Bunga Putih, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, kembali memanas. Di tengah proses sengketa yang disebut masih berjalan, pembongkaran blokade di lokasi yang menjadi objek perselisihan memicu protes dari pihak pemilik lahan.

Suyono bersama sejumlah warga yang mengaku sebagai pemilik lahan menyatakan keberatan atas dibukanya blokade di area sengketa. Menurut mereka, langkah tersebut dilakukan ketika status kepemilikan lahan masih dalam proses penyelesaian dan belum memperoleh kepastian hukum yang berkekuatan tetap.

Selain mempersoalkan pembongkaran blokade, Suyono Cs juga menduga telah terjadi penyerobotan dan pengrusakan terhadap lahan yang mereka klaim sebagai milik mereka. Dugaan tersebut kini menjadi bagian dari persoalan yang mereka perjuangkan melalui jalur hukum dan berbagai upaya penyelesaian lainnya.

Menurut keterangan pihak pemilik lahan, pembongkaran blokade diduga melibatkan sejumlah pihak di lapangan. Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan kepada salah seorang anggota TNI, disebutkan adanya oknum TNI dari Kodam yang berada di lokasi saat proses pembongkaran blokade berlangsung. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari institusi terkait mengenai peran maupun dasar kehadiran personel tersebut di area sengketa.

Pihak pemilik lahan menilai pembukaan akses di lahan yang masih bersengketa berpotensi menimbulkan persoalan baru dan dapat memperkeruh suasana di tengah proses penyelesaian yang masih berlangsung. Mereka meminta seluruh pihak menghormati proses hukum serta menjaga status quo objek sengketa hingga terdapat keputusan yang berkekuatan hukum tetap.

Sementara itu, upaya konfirmasi juga dilakukan kepada Martinus selaku External Relations PT PHSS terkait berbagai persoalan yang disampaikan oleh pihak pemilik lahan. Namun hingga berita ini diterbitkan, Martinus belum memberikan klarifikasi. Saat dihubungi oleh awak media, Martinus menyampaikan bahwa dirinya masih dalam kondisi off sehingga belum dapat memberikan tanggapan maupun penjelasan lebih lanjut terkait sengketa lahan dan pembongkaran blokade yang dipersoalkan warga.

Kasus sengketa lahan di Desa Bunga Putih ini terus menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut kepastian hak atas tanah serta hubungan antara perusahaan dan warga setempat. Masyarakat berharap seluruh pihak dapat mengedepankan penyelesaian secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna menghindari potensi konflik yang lebih luas.

BorneoSinarTVNews.com masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada PT PHSS, pihak Kodam, maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dan akurasi informasi sebagaimana diatur dalam kaidah jurnalistik.

(Tim Redaksi borneosinartvnews.com)

Artikel ini telah dibaca 307 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Skakmat di Lapangan! PT KAJ Gagap Tunjukkan Batas Lahan Saat Sidang PS PN Tenggarong

17 April 2026 - 20:30 WITA

Jalan Poros Pangadan–Koubun Kutim Rusak Parah, Diduga Akibat Lalu Lalang Truk Kayu Log

3 Maret 2026 - 15:56 WITA

Gerak Cepat, Pemdes Santan Ulu Perbaiki Rumah Korban Longsor

29 Januari 2026 - 16:46 WITA

Sinergi Pemdes dan Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Santan Ulu pada Hari Ketiga

20 Januari 2026 - 11:42 WITA

Kereta Gantung Santan Ulu Makan Korban, Warga Desak Pemerintah Bangun Jembatan Permanen

20 Januari 2026 - 11:19 WITA

Kepala Desa Santan Ulu, Heri Budianto, Pimpin Langsung Pencarian Warga Hilang Bersama Masyarakat

19 Januari 2026 - 08:09 WITA

Trending di Kutai Kartanegara