Menu

Mode Gelap
Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search Lupakan Arabika dan Robusta! Kopi Liberika Sembakungan Siap Jadi Identitas Baru Berau! Bhabinkamtibmas Polsek Jabon Turun Ke Lapangan Gelar Kerja Bakti Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso Judi Sabung Ayam di Jember Meresahkan, Polisi Didesak Bertindak

Bekasi · 29 Apr 2026 08:38 WITA ·

Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: 4 Orang Meninggal, Wali Kota Turun ke Lokasi


 Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: 4 Orang Meninggal, Wali Kota Turun ke Lokasi Perbesar

BEKASI-BORNEOSINARTV Insiden kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Bekasi Timur, tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920, pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB. Kecelakaan melibatkan rangkaian KRL Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek.

​Peristiwa bermula saat PLB 5568A (KRL KPB-CKR) tertemper oleh PLB 4B, yakni KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.

​Merespons kejadian tersebut, Wali Kota Bekasi segera meninjau langsung lokasi kejadian untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar dan korban mendapatkan penanganan medis yang optimal. Kehadiran Wali Kota di lokasi diharapkan dapat mempercepat koordinasi antar-instansi dalam menangani dampak kecelakaan.

​Keterangan PT KAI

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, membenarkan adanya gangguan operasional akibat insiden tersebut. Pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

​”Telah terjadi gangguan perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur. Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto dalam keterangan resminya.

​Status Evakuasi dan Penanganan Korban

Sebagai langkah pengamanan dan percepatan proses evakuasi, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur dan emplasemen Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.

​Hingga laporan ini disusun, proses evakuasi masih berlangsung. Data sementara yang dihimpun di lapangan menunjukkan terdapat empat korban meninggal dunia. Sementara itu, sejumlah korban luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis segera.

​Pihak berwenang dan KAI masih terus melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan ini. Borneo Sinar TV akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan.

(Lilis)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Meneguhkan Marwah Jurnalis, Ratusan Wartawan Bekasi Raya Deklarasikan Pers Bersatu

12 Juni 2026 - 20:08 WITA

Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju: HPN Bekasi Raya 2026 Resmi Dibuka di GCC

12 Juni 2026 - 09:33 WITA

Mantapkan Sinergi, Panitia HPN Bekasi Raya 2026 Siap Gelar Rangkaian Acara Akbar

9 Juni 2026 - 12:33 WITA

MAFIA LPG KEBAL HUKUM? Wartawan Bekasi Disekap, GWI Desak Propam Sikat Oknum Polisi Memble!

24 Mei 2026 - 23:19 WITA

Wajah Baru Samsat Kabupaten Bekasi: Fokus Pelayanan Prima Cepat dan Transparan

5 Mei 2026 - 18:26 WITA

Warga Pati Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Warga Blingoh Jepara, Polisi Pastikan Tidak Ada Kekerasan

19 April 2026 - 10:14 WITA

Trending di Peristiwa