Menu ✖

Mode Gelap
Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri! Klarifikasi Pungutan Sewa Tenda Berau Expo Rp4,5 Juta Mengalir ke Mana ??

Hukrim · 22 Feb 2026 18:14 WITA ·

Ngeri! Oknum Petugas Lapas Bojonegoro Berinisial S, L, dan W Diduga ‘Main Mata’ dengan Jaringan Narkoba


 Ngeri! Oknum Petugas Lapas Bojonegoro Berinisial S, L, dan W Diduga ‘Main Mata’ dengan Jaringan Narkoba Perbesar

BOJONEGORO –borneosinartvnews- Integritas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro kini berada di titik nadir.Minggu(22/02/2026) Sebuah dugaan skandal besar mencuat ke publik, menyeret sejumlah oknum petugas yang disinyalir menjadi “pelicin” peredaran narkotika di dalam sel.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya praktik lancung yang melibatkan oknum petugas berinisial S dan L. Keduanya diduga menerima aliran dana atau setoran rutin untuk memuluskan aktivitas terlarang di blok hunian. Tak hanya itu, oknum berinisial W juga dituding melakukan praktik jual beli pipet (alat bantu hisap), sebuah tindakan yang dinilai secara terang-terangan memfasilitasi penyalahgunaan narkoba di balik jeruji besi Titik Panas di Blok Hunian

Aktivitas mencurigakan ini dilaporkan terdeteksi di beberapa titik strategis, di antaranyaBlok A5: Melibatkan warga binaan berinisial Nyambek dan Y. .

lok B6: Melibatkan warga binaan berinisial D.

Blok B7: Melibatkan warga binaan berinisial I.

Dugaan kuat mengarah pada adanya koordinasi rapi antara warga binaan dan oknum petugas untuk menjaga “bisnis” ini tetap berjalan tanpa gangguan berarti dari pengawasan internal.

Ultimatum 3 Hari: “Copot Kalapas!”

Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, merespons keras temuan ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat Lapas berubah fungsi menjadi pusat kendali narkoba.

“Kami memberikan ultimatum 3 hari kepada Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur. Lakukan sidak transparan dan buka hasilnya ke publik! Jika ada pembiaran, ini adalah kegagalan sistemik,” tegas Baihaki dalam pernyataannya.

Baihaki juga mendesak langkah ekstrem jika terbukti ada kelalaian struktural. “Jangan ada yang dilindungi. Jika pimpinan terbukti gagal mengawasi bawahannya atau bahkan terlibat, copot dan proses hukum segera! Negara tidak boleh kalah oleh jaringan narkotika,” tambahnyaKeheningan Pihak Otoritas.

Hingga saat ini, suasana di Lapas Bojonegoro masih tampak tenang secara formal, namun penuh gejolak di bawah permukaan. Belum ada pernyataan resmi dari Kalapas Bojonegoro maupun pihak Kanwil Kemenkumham Jatim terkait tudingan miring ini. Publik kini menanti, apakah institusi ini akan melakukan pembersihan internal atau justru membiarkan isu ini menguap begitu saja.(Kukuh setya/Hrs)

 

Artikel ini telah dibaca 81 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bupati Ngawi Resmikan Klinik Utama Dalam Jiwa, Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

24 Oktober 2026 - 16:02 WITA

The Skinbars Clinic Perkuat Healthy Aging melalui Teknologi EXION dan EXOMIND

22 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Tragis! Tuntut Gaji Rp1,4 M Usai 25 Tahun Kerja, Lansia Malang Malah Dideportasi

21 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Polisi Temukan Pesta Miras saat Razia Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Pacitan

18 Oktober 2026 - 22:39 WITA

Dugaan Kasus Asusila Siswa, APPM Desak Disdik Jatim Bersikap Tegas

16 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Kayu Gelondongan Ulin Angkutan Berat Bikin Jalan Amblas di Muara Komam, Sopir Sebut Milik Haji YP

7 Oktober 2026 - 10:10 WITA

Trending di Nasional