KUTAI TIMUR – BorneosinarTVNews, Selasa, 3 Maret 2026, melaporkan kondisi Jalan Poros Pangadan menuju Koubun, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), saat ini mengalami kerusakan parah dan memprihatinkan.
Badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur tebal dengan bekas alur roda kendaraan berat yang dalam, sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas.
Berdasarkan keterangan sumber yang enggan disebutkan namanya, kerusakan jalan tersebut diduga akibat intensitas lalu lalang truk pengangkut kayu log yang melintas hampir setiap hari. Truk-truk tersebut disebut berjalan secara berombongan dan muatannya ditutup menggunakan terpal.
“Di daerah saya, jalan poros Pengadan sering lewat truk isinya kayu log besar-besar. Itu yang membuat jalan makin rusak, terutama di daerah Gunung Kembar sebelum semenisasi,” ungkap sumber kepada awak media.
Warga setempat menduga kayu yang diangkut merupakan kayu ilegal.
Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun aparat penegak hukum terkait legalitas kayu tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan di kawasan Gunung Kembar, sebelum titik semenisasi, menjadi yang paling terdampak.
Jalan dipenuhi lumpur tebal, bebatuan berserakan, serta alur dalam bekas roda truk bermuatan berat. Saat hujan turun, kondisi semakin licin dan membahayakan pengendara.
asyarakat berharap pemerintah daerah serta instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan lapangan, menertibkan aktivitas kendaraan berat apabila melanggar aturan, serta mempercepat perbaikan jalan agar akses transportasi warga tidak semakin terganggu.
Hingga kini, warga masih menunggu perhatian dan tindakan konkret dari pemerintah demi keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.(Tim)











