Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Berau · 2 Apr 2026 21:05 WITA ·

Pangeran Aji Nigrat Turun Tangan: Pemuda dan Tokoh Adat Gunung Tabur ‘Keroyok’ Lubang Jembatan Demi Nyawa Pengendara


 Pangeran Aji Nigrat Turun Tangan: Pemuda dan Tokoh Adat Gunung Tabur ‘Keroyok’ Lubang Jembatan Demi Nyawa Pengendara Perbesar

BERAU- KALTIM -BORNEOSINARTVNEWS Kamis (2/4/2026) Aksi nyata ditunjukkan oleh masyarakat Gunung Tabur dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.

Dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Adat Kesultanan Gunung Tabur, Pangeran Aji Nigrat, bersama tokoh pemuda Siddik, masyarakat menggelar gotong royong menutup lubang-lubang maut di area sambungan Jembatan Gunung Tabur pada Rabu, 1 April 2026.

Inisiatif Mandiri di Jalur Penyeberangan Utama

Penambalan jalan yang dilaksanakan kemarin merupakan langkah darurat setelah melihat kondisi sambungan jembatan yang kian memprihatinkan.

Jembatan yang menjadi akses utama penyeberangan warga dari Gunung Tabur menuju arah kota ini mengalami kerusakan pada titik-titik sambungan yang dinilai sangat fatal, terutama bagi pengendara roda dua.

“Kegiatan yang kami laksanakan kemarin (1/4) adalah bentuk kepedulian bersama. Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa.

Kondisi jalan yang rusak di atas jembatan penyeberangan ini sangat membahayakan jika dibiarkan,” tegas Siddik, tokoh pemuda yang mengoordinasi aksi di lapangan.

Sinergi Masyarakat dan Aparat

Semangat gotong royong ini mendapat dukungan luar biasa dari berbagai pihak. Sejak siang hari, warga bahu-membahu membawa material swadaya berupa pasir, koral, dan semen.

Para penyedia material di sekitar wilayah tersebut turut menyumbangkan bahan bangunan, sementara armada angkutan dari pekerja tanah urug membantu distribusi ke lokasi pengerjaan agar proses penutupan lubang berjalan lancar.

Selama pengerjaan berlangsung, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Berau bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.

Meski sempat terjadi perlambatan arus kendaraan, para pengendara yang melintas memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mandiri warga tersebut demi mengurangi risiko kecelakaan di jalur padat tersebut.

Desakan Penanganan Permanen

Meski lubang-lubang berbahaya telah ditutupi dengan campuran material padat, Pangeran Aji Nigrat menegaskan bahwa langkah ini hanya bersifat sementara.

Mengingat jembatan ini merupakan urat nadi transportasi masyarakat menuju kota dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, diperlukan perbaikan dengan standar teknis yang lebih kuat dari instansi terkait.

“Perbaikan swadaya ini adalah solusi jangka pendek agar warga aman melintas. Namun, kami sangat berharap Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi segera turun tangan melakukan penanganan permanen.

Sambungan jembatan di kawasan Gunung Tabur ini butuh perbaikan profesional agar masyarakat tidak lagi merasa was-was saat menyeberang,” pungkas tokoh masyarakat di lokasi.

Aksi yang dilakukan pada awal April ini menjadi pesan kuat bagi pemangku kebijakan untuk segera memprioritaskan perawatan infrastruktur publik demi keselamatan seluruh pengguna jalan di Kabupaten Berau.

Redakasi Borneosinartvnews (**)

Artikel ini telah dibaca 1,421 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

5 September 2026 - 17:54 WITA

Wisuda Ke-XVII STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana Siap Mengabdi

3 September 2026 - 12:12 WITA

Kelangkaan BBM di Berau Memprihatinkan, Warga Kesulitan Dapatkan Pasokan

1 September 2026 - 13:15 WITA

Kebakaran Menghanguskan Bangunan di Kampung Kasai, Berau

29 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Memicu Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di KM 10 Labanan Berau

23 Agustus 2026 - 23:20 WITA

Pilu Ibu di Berau: Bayi 14 Hari Diculik Suami dan Mertua Hingga Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Trending di Berau