Menu ✖

Mode Gelap
Rofiq Azmi: Jangan Diam! Aset Daerah Dipertanyakan, Intelektual dan Ulama Banyuwangi Harus Bersuara  Polrestabes Surabaya Amankan Oknum Advokat Terkait Kasus Tipu Gelap Rp520 Juta PANAS! Ahli Hukum Bongkar Beda “Membuat” & “Memalsukan” di Sidang Ijazah Palsu Diduga Telan Anggaran Rp2 Miliar, Jalan Usaha Tani Menuju Kebun Sawit Anggota DPRD Kutai Barat Berinisial A Dipertanyakan Proyek Puskesmas Dilang Puti Senilai Rp6,91 Miliar Disorot, Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian

Berau · 31 Mei 2026 23:28 WITA ·

Soal Wifi Pemda Berau, Warga Teluk Alulu Pertanyakan Asas Keadilan


 Soal Wifi Pemda Berau, Warga Teluk Alulu Pertanyakan Asas Keadilan Perbesar

​BERAU-KALTIM-BORNEOSINARTVNEWS Sejumlah warga di RT 3 Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua, mempertanyakan asas pemerataan program fasilitasi internet gratis (Wifi Pemda) dari Pemerintah Kabupaten Berau. Warga menilai, pembagian fasilitas penunjang komunikasi tersebut belum menyentuh wilayah mereka secara adil dan merata.

Pemerataan Wifi Pemda di RT 2 Bandong dan RT 3 Kampung Teluk Alulu, Maratua, yang kini memantik perhatian Diskominfo Berau.

​Akses Internet Jadi Kebutuhan Pokok

​Kepada media, warga mengungkapkan bahwa akses internet dan telekomunikasi saat ini telah menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting, baik untuk mendukung sektor pendidikan, ekonomi, maupun koordinasi pemerintahan kampung. Namun, asas keadilan dalam pendistribusian fasilitas tersebut dirasa belum berpihak kepada mereka.

​”Internet sekarang sudah jadi kebutuhan pokok, tapi sampai sekarang kami di RT 3 merasa belum mendapatkan asas keadilan dari pihak yang membagikan atau mengelola program ini,” ujar salah seorang warga setempat, Sabtu (30/05/2026).

​Selain di RT 3 Teluk Alulu, sorotan serupa juga datang dari kawasan RT 2 Bandong. Warga membeberkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, wilayah RT 2 Bandong sama sekali belum menikmati fasilitas internet gratis dari pemerintah daerah tersebut.

​Sempat Dipasang Lalu Dicabut

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, polemik ini sempat memicu tanda tanya setelah sebelumnya sempat dilakukan pemasangan jaringan Wifi di area masjid setempat. Namun tak berselang lama, fasilitas tersebut kabarnya dicabut dan dipindahkan oleh pihak pengurus di tingkat kampung.

​Persoalan ini rupanya juga telah memantik perhatian dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau. Pihak Diskominfo Berau menyatakan bahwa untuk wilayah RT 2 sebenarnya sudah pernah dialokasikan dan dipasang fasilitas Wifi Pemda. Pihak dinas pun turut mempertanyakan alasan mendasar di balik pemindahan fasilitas publik tersebut oleh oknum pengurus kampung.

(Tim )Redaksi Borneosinartv

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban

28 Oktober 2026 - 17:29 WITA

Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri!

28 Oktober 2026 - 07:48 WITA

Geger Pengolahan Kayu Diduga Beli Kayu Ilegal di Pemukiman Teluk Bayur, APH Didesak Segera Seret Pelaku!

19 Oktober 2026 - 12:21 WITA

Marak Kayu Bertumpuk di Tumbit Daya, Aparat Diminta Sikat Pelaku!

17 Oktober 2026 - 23:58 WITA

Warga Gunung Tabur Geram! Galian C Kembali Bikin Jalanan Kotor dan Bahayakan Pengendara

17 Oktober 2026 - 04:40 WITA

Dugaan Pasokan Solar via Jalur Tikus di Gurimbang, Media Kesulitan Hubungi Pemilik Perusahaan

9 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Trending di Berau