Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli SAMSAT & SATPAS Probolinggo: Oknum Polisi Setor Ratusan Juta Per Minggu BPW PERADIN Jatim 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Advokat Polda Banten Raih Samkarya Nugraha Sakanti, Arnol Sinaga: Sangat Layak Sertifikat 1992 Diberi Negara, Kenapa Hak Warga Sido Bangen Dirampas? Kasus Hibah Jatim, KAKI Desak KPK Tahan Anwar Sadad

Nasional · 14 Jan 2026 12:12 WITA ·

Kades Santan Ulu Gerak Cepat: Warga Terdampak Longsor di 3 RT Akan Segera Direlokasi


 Kades Santan Ulu Gerak Cepat: Warga Terdampak Longsor di 3 RT Akan Segera Direlokasi Perbesar

Kades Santan Ulu Gerak Cepat: Warga Terdampak Longsor di 3 RT Akan Segera Direlokasi

SANTAN ULU, MARANG KAYU – Musibah tanah longsor yang melanda pemukiman di bantaran Sungai Santan memicu respon cepat dari pemerintah setempat.

Pada hari ini, Rabu (14/01/2026), Kepala Desa Santan Ulu, Bapak Heri Budianto, meninjau langsung lokasi bencana untuk memberikan kepastian keamanan bagi warga yang terancam kehilangan tempat tinggal.

Kondisi Lapangan dan Penyebab Bencana

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, longsor tersebut diakibatkan oleh faktor alam, yakni tingginya curah hujan dan gerusan aliran sungai yang menyebabkan struktur tanah di pemukiman warga menjadi labil. Peninjauan ini difokuskan pada tiga wilayah rukun tetangga yang paling terdampak, yaitu RT 04, RT 18, dan RT 20.

Kesaksian Warga: “Dua Minggu Hidup dalam Ketakutan”

Bapak Haris S., salah seorang warga RT 04 yang rumahnya berada tepat di bibir longsor, mengungkapkan penderitaan yang dialami keluarganya selama dua minggu terakhir.

“Sudah ada dua mingguan kondisi seperti ini. Kami merasa sangat was-was, tidak bisa tidur nyenyak baik siang maupun malam,” ujar Bapak Haris kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa ketika hujan deras disertai angin kencang melanda, rumahnya terasa bergoyang karena fondasi tanah yang sudah amblas. Bapak Haris sangat berharap pemerintah segera mencarikan tempat tinggal baru di titik yang lebih aman bagi keluarganya.

Tanggapan dan Solusi Kepala Desa

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Desa Santan Ulu, Bapak Heri Budianto, menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan warga bertahan di zona bahaya.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Berdasarkan peninjauan hari ini, kami memutuskan bahwa warga yang terkena dampak longsor di RT 04, 18, dan 20 akan segera dipindahkan ke lokasi yang aman,” tegas Bapak Heri Budianto. Beliau juga berjanji bahwa pemerintah desa akan mengupayakan penyediaan lahan baru yang layak untuk pemukiman warga tersebut agar mereka tidak lagi dihantui rasa takut.

Langkah Selanjutnya

Pemerintah Desa Santan Ulu akan segera menindaklanjuti hasil peninjauan ini secara administratif untuk mempercepat proses relokasi. Koordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten diharapkan dapat segera memberikan solusi hunian yang permanen bagi masyarakat terdampak.

Wartawan:( Ardian)

Media: Borneo Sinar TV News

 

 

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dugaan Pungli SAMSAT & SATPAS Probolinggo: Oknum Polisi Setor Ratusan Juta Per Minggu

2 Agustus 2026 - 12:29 WITA

Polda Banten Raih Samkarya Nugraha Sakanti, Arnol Sinaga: Sangat Layak

1 Agustus 2026 - 08:46 WITA

Kasus Hibah Jatim, KAKI Desak KPK Tahan Anwar Sadad

31 Juli 2026 - 14:04 WITA

Didi Sungkono Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pungli BPKB Senilai Miliaran Rupiah di SAMSAT

31 Juli 2026 - 13:28 WITA

Dugaan Pungli Miliaran Rupiah di Samsat Malang, Tiga Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Jatim

31 Juli 2026 - 13:06 WITA

Diduga Jadi Tim Sukses Pilkades, ASN Pemprov DKI Disorot

30 Juli 2026 - 19:19 WITA

Trending di Nasional