Kades Santan Ulu Gerak Cepat: Warga Terdampak Longsor di 3 RT Akan Segera Direlokasi
SANTAN ULU, MARANG KAYU – Musibah tanah longsor yang melanda pemukiman di bantaran Sungai Santan memicu respon cepat dari pemerintah setempat.
Pada hari ini, Rabu (14/01/2026), Kepala Desa Santan Ulu, Bapak Heri Budianto, meninjau langsung lokasi bencana untuk memberikan kepastian keamanan bagi warga yang terancam kehilangan tempat tinggal.
Kondisi Lapangan dan Penyebab Bencana
Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, longsor tersebut diakibatkan oleh faktor alam, yakni tingginya curah hujan dan gerusan aliran sungai yang menyebabkan struktur tanah di pemukiman warga menjadi labil. Peninjauan ini difokuskan pada tiga wilayah rukun tetangga yang paling terdampak, yaitu RT 04, RT 18, dan RT 20.
Kesaksian Warga: “Dua Minggu Hidup dalam Ketakutan”
Bapak Haris S., salah seorang warga RT 04 yang rumahnya berada tepat di bibir longsor, mengungkapkan penderitaan yang dialami keluarganya selama dua minggu terakhir.
“Sudah ada dua mingguan kondisi seperti ini. Kami merasa sangat was-was, tidak bisa tidur nyenyak baik siang maupun malam,” ujar Bapak Haris kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa ketika hujan deras disertai angin kencang melanda, rumahnya terasa bergoyang karena fondasi tanah yang sudah amblas. Bapak Haris sangat berharap pemerintah segera mencarikan tempat tinggal baru di titik yang lebih aman bagi keluarganya.
Tanggapan dan Solusi Kepala Desa
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Desa Santan Ulu, Bapak Heri Budianto, menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan warga bertahan di zona bahaya.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Berdasarkan peninjauan hari ini, kami memutuskan bahwa warga yang terkena dampak longsor di RT 04, 18, dan 20 akan segera dipindahkan ke lokasi yang aman,” tegas Bapak Heri Budianto. Beliau juga berjanji bahwa pemerintah desa akan mengupayakan penyediaan lahan baru yang layak untuk pemukiman warga tersebut agar mereka tidak lagi dihantui rasa takut.
Langkah Selanjutnya
Pemerintah Desa Santan Ulu akan segera menindaklanjuti hasil peninjauan ini secara administratif untuk mempercepat proses relokasi. Koordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten diharapkan dapat segera memberikan solusi hunian yang permanen bagi masyarakat terdampak.
Wartawan:( Ardian)
Media: Borneo Sinar TV News











