Menu

Mode Gelap
Dugaan Pungli SAMSAT & SATPAS Probolinggo: Oknum Polisi Setor Ratusan Juta Per Minggu BPW PERADIN Jatim 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Advokat Polda Banten Raih Samkarya Nugraha Sakanti, Arnol Sinaga: Sangat Layak Sertifikat 1992 Diberi Negara, Kenapa Hak Warga Sido Bangen Dirampas? Kasus Hibah Jatim, KAKI Desak KPK Tahan Anwar Sadad

Nasional · 14 Jan 2026 20:01 WITA ·

APSI Kaltara Dorong Perda Perlindungan Satpam, Gubernur Zainal Tegaskan Peran Strategis Pengamanan


 APSI Kaltara Dorong Perda Perlindungan Satpam, Gubernur Zainal Tegaskan Peran Strategis Pengamanan Perbesar

APSI Kaltara Dorong Perda Perlindungan Satpam, Gubernur Zainal Tegaskan Peran Strategis Pengamanan

BULUNGAN-KALTARA:BORNEOSINARTVNEWS Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (DPD APSI) Kalimantan Utara meminta pemerintah daerah segera memperkuat payung hukum bagi profesi satuan pengamanan (satpam) melalui pembentukan regulasi daerah

Upaya ini dinilai penting untuk menjamin kepastian kerja dan perlindungan hukum bagi satpam yang setiap hari bersentuhan langsung dengan risiko pengamanan.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan syukuran Hari Ulang Tahun Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) yang berlangsung di Cafe Cendana, Kabupaten Bulungan, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini dipimpin Ketua DPD APSI Kaltara, Aslin Lubis, serta dihadiri Gubernur Kalimantan Utara dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum., Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, dan perwakilan Kapolda Kaltara melalui Dirbinmas Kombes Pol. Tri Handako Wijaya Putra, S.I.K.

(Ft. Raden)

Aslin Lubis menegaskan bahwa satpam merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan di berbagai sektor strategis, mulai dari perkantoran, perbankan, kawasan industri, hingga fasilitas publik. Namun di balik peran tersebut, satpam masih dihadapkan pada tingginya risiko kerja tanpa jaminan perlindungan hukum yang memadai.

“Satpam berada di barisan terdepan saat terjadi gangguan keamanan, tetapi sering kali justru menjadi pihak yang disalahkan ketika muncul persoalan. Kondisi ini menuntut kejelasan regulasi dan batas kewenangan,” ujar Aslin.

APSI Kaltara mencatat sejumlah tantangan yang dihadapi satpam, antara lain potensi kekerasan, beban kerja berlebih, jam tugas tidak menentu, serta tekanan psikologis akibat lingkungan kerja berisiko tinggi. Minimnya pelatihan dasar, seperti pendidikan Gada Pratama, juga dinilai masih mempengaruhi profesionalisme sebagian anggota satpam.

Selain itu, keterbatasan kewenangan hukum kerap menempatkan satpam dalam posisi sulit, terutama saat harus mengambil keputusan cepat dalam situasi darurat.

“Dalam kondisi tertentu, tindakan pengamanan justru bisa berujung persoalan hukum karena belum adanya aturan yang melindungi,” jelasnya.

(Boni)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Dugaan Pungli SAMSAT & SATPAS Probolinggo: Oknum Polisi Setor Ratusan Juta Per Minggu

2 Agustus 2026 - 12:29 WITA

Polda Banten Raih Samkarya Nugraha Sakanti, Arnol Sinaga: Sangat Layak

1 Agustus 2026 - 08:46 WITA

Kasus Hibah Jatim, KAKI Desak KPK Tahan Anwar Sadad

31 Juli 2026 - 14:04 WITA

Didi Sungkono Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pungli BPKB Senilai Miliaran Rupiah di SAMSAT

31 Juli 2026 - 13:28 WITA

Dugaan Pungli Miliaran Rupiah di Samsat Malang, Tiga Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Jatim

31 Juli 2026 - 13:06 WITA

Diduga Jadi Tim Sukses Pilkades, ASN Pemprov DKI Disorot

30 Juli 2026 - 19:19 WITA

Trending di Nasional