Menu

Mode Gelap
BONGKAR! Kios Hapis di Berau Disorot, Dugaan Penimbunan Solar Ilegal Saat Minyak Langka Soroti Aktivitas LCT 08, Pengawasan Bongkar Muat Minyak di Berau Diperketat Dihantui Mangkrak 7 Tahun, Proyek Jembatan Rp37 Miliar di Berau Belum Bisa Dipakai Konvoi Pendukung Nomor 1 Meriahkan Kampanye Pilkades Karang Satria Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau

Berau · 16 Sep 2026 21:52 WITA ·

BONGKAR! Kios Hapis di Berau Disorot, Dugaan Penimbunan Solar Ilegal Saat Minyak Langka


 BONGKAR! Kios Hapis di Berau Disorot, Dugaan Penimbunan Solar Ilegal Saat Minyak Langka Perbesar

TANJUNG REDEB-BORNEOSINARTVNEWS.COM Di tengah kelangkaan bahan bakar yang sedang dirasakan masyarakat, aktivitas penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Kios Hapis yang berlokasi di daerah Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mendadak menuai sorotan tajam. Pasalnya, solar dalam jumlah mencurigakan yang diduga kuat berasal dari aktivitas para “pengantri” kini berada di lokasi tanpa kejelasan legalitas.

​Praktik penyimpanan terselubung ini langsung memantik perhatian publik. Terlebih lagi, di tengah sulitnya mendapatkan pasokan energi di wilayah Teluk Bayur dan sekitarnya, asal-usul, volume, hingga peruntukan pasti dari BBM tersebut masih diselimuti misteri. Publik mendesak agar aparat segera turun tangan di tengah situasi minyak yang sedang sulit.

​Desak Aparat Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

​Menanggapi situasi ini, awak media dan warga setempat meminta aparat penegak hukum (APH) serta instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi di Rinding, Teluk Bayur.

​Pemeriksaan mendalam ini dinilai sangat penting guna mengungkap beberapa hal, meliputi:

​Memeriksa dokumen pembelian dan legalitas tumpukan solar di lokasi.

​Menelusuri asal-usul pasokan serta menghitung volume riil BBM yang disimpan.

​Mengendus kemungkinan adanya aktivitas penyaluran kembali kepada pihak lain yang tidak sesuai ketentuan.

​Memastikan apakah solar tersebut merupakan bagian dari kuota subsidi yang seharusnya dinikmati masyarakat luas di tengah kondisi langka.

​Langkah ini sejalan dengan komitmen BPH Migas yang terus memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi di tahun 2026 untuk mencegah penyimpangan. Warga Berau berharap aparat dapat segera memastikan kebenaran informasi ini demi keadilan bagi masyarakat.

​Pemilik Kios Hapis Belum Berikan Keterangan

​Hingga berita ini dinaikkan ke meja redaksi, pihak pengelola maupun pemilik Kios Hapis di Teluk Bayur masih belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpanan solar tersebut.

​Meski demikian, media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak kios untuk memberikan penjelasan transparan mengenai asal-usul dan keabsahan BBM yang ada di lokasi.

(TIM)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Soroti Aktivitas LCT 08, Pengawasan Bongkar Muat Minyak di Berau Diperketat

16 September 2026 - 20:40 WITA

Dihantui Mangkrak 7 Tahun, Proyek Jembatan Rp37 Miliar di Berau Belum Bisa Dipakai

16 September 2026 - 13:25 WITA

Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

5 September 2026 - 17:54 WITA

Wisuda Ke-XVII STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana Siap Mengabdi

3 September 2026 - 12:12 WITA

Kelangkaan BBM di Berau Memprihatinkan, Warga Kesulitan Dapatkan Pasokan

1 September 2026 - 13:15 WITA

Kebakaran Menghanguskan Bangunan di Kampung Kasai, Berau

29 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Trending di Berau