Viral Foto “Babi Ngepet” Mengenakan Kaos di Media Sosial, Ternyata Hasil Rekayasa AI
JAKARTA- BORNEOSINARTVNEWS- Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya serangkaian foto yang diklaim sebagai Sabtu (17/01/2026)
penangkapan sesosok makhluk mistis “babi ngepet”. Foto-foto tersebut memperlihatkan seekor babi berukuran besar yang tampak mengenakan kaos dan celana manusia, serta sedang dikepung oleh warga pada malam hari.
Berikut adalah urutan fakta di balik berita viral tersebut:
. Munculnya Unggahan di Media Sosial
Berita ini bermula dari unggahan akun Facebook dan platform pesan singkat yang menyebarkan empat foto kolase. Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang menyebutkan bahwa “babi ngepet” laki-laki telah tertangkap oleh warga setelah sebelumnya sempat beredar kabar adanya babi wanita. Pengunggah juga menambahkan pesan moral mengenai orang-orang yang ingin kaya secara instan melalui jalan yang menyimpang.
. Narasi yang Dibangun
Dalam foto-foto tersebut, digambarkan situasi dramatis:
Foto Pertama: Menunjukkan sekelompok pria di jalanan gelap membawa kayu, seolah sedang mengepung seekor babi hutan.
Foto Kedua & Ketiga: Menampilkan babi tersebut dari jarak dekat dengan penampakan yang janggal, yakni memiliki tangan manusia dan mengenakan pakaian manusia (kaos berwarna gelap).
Foto Keempat: Detail kulit babi yang terlihat sangat jelas namun tampak tidak natural.
Hasil Penelusuran dan Analisis Fakta
Setelah dilakukan analisis mendalam, ditemukan bahwa foto-foto tersebut adalah 100% Hoaks dan merupakan hasil olahan teknologi Artificial Intelligence (AI). Beberapa bukti teknis yang ditemukan adalah:
Anomali Anatomi: Pada foto jarak dekat, tangan manusia terlihat menyatu langsung dengan jaringan kulit babi tanpa sendi yang jelas.
Distorsi Pakaian: Kaos yang dikenakan tidak terlihat seperti dipakai, melainkan seperti tekstur yang menempel atau tumbuh dari punggung babi.
Keanehan Visual: Tekstur gambar memiliki efek “plastik” atau “waxy” yang menjadi ciri khas generator gambar AI seperti Midjourney atau DALL-E.
Kesimpulan: Konten Manipulasi
Dapat disimpulkan bahwa kejadian penangkapan babi ngepet berpakaian manusia ini tidak pernah terjadi di dunia nyata. Foto tersebut sengaja dibuat menggunakan kecerdasan buatan untuk tujuan hiburan, mencari pengikut (follower), atau sengaja menyebarkan keresahan di tengah masyarakat yang masih mempercayai mitos tersebut.
Kesimpulan untuk Pembaca:
Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam menerima informasi visual. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi mistis yang tidak didukung oleh bukti nyata. Jika menemukan foto dengan kejanggalan fisik yang tidak masuk akal, kemungkinan besar itu adalah konten hasil rekayasa digital.(risky/jOn/Akbar)











