Menu

Mode Gelap
Skandal Lahan PT KAJ Memanas! Mantan Camat Akui Tanda Tangan Sah, Kebohongan Terpojok di PN Tenggarong? Konsolidasi Sengkawit Menguat, Buruh Kaltara Satu Komando Suarakan Aspirasi di Cafeteria Dugaan Penimbunan dan Peredaran BBM Ilegal di Sebuku–Onsoi, Aparat Diduga Tutup Mata Kantor Satker Provinsi Kaltara Tanpa Papan Nama, Dugaan Minim Transparansi Menguat Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: 4 Orang Meninggal, Wali Kota Turun ke Lokasi

Kutai Kartanegara · 20 Jan 2026 11:19 WITA ·

Kereta Gantung Santan Ulu Makan Korban, Warga Desak Pemerintah Bangun Jembatan Permanen


 Kereta Gantung Santan Ulu Makan Korban, Warga Desak Pemerintah Bangun Jembatan Permanen Perbesar

KUTAI KARTANEGARA-BORNEOSINARTVNEWS Tragedi memilukan menimpa warga RT 02 Dusun Wira II, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu. Sebuah alat penyeberangan tradisional berupa kereta gantung yang selama ini menjadi urat nadi ekonomi warga, berubah menjadi petaka setelah seorang petani sawit terjatuh dan hilang di aliran Sungai Santan yang dikenal deras dan dihuni predator buaya.

​Kronologi Kejadian

​Peristiwa naas tersebut terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WITA. Korban bernama Edo (32), dilaporkan tergelincir saat sedang melangsir (mengangkut) buah kelapa sawit melintasi sungai menggunakan kereta gantung.

​Hingga berita ini disusun, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Kutai Timur, SAR Kutai Kartanegara, Polsek Marang Kayu, serta pemerintah setempat masih melakukan pencarian intensif. Namun, arus sungai yang kuat dan ancaman keberadaan buaya menjadi kendala utama di lapangan.

​Desakan Ketua RT: “Jangan Ada Korban Lagi”

​Ketua RT 02 Dusun Wira II, Muhlis, menyatakan bahwa kondisi infrastruktur yang memprihatinkan ini sudah lama menjadi beban pikiran bagi warga. Ia menegaskan bahwa warga tidak memiliki pilihan lain karena kereta gantung tersebut adalah akses tunggal menuju lahan perkebunan.

“Ini sudah lama menjadi PR bagi saya. Saya tidak bisa melarang warga karena itulah satu-satunya akses penghubung ke kebun sawit. Tapi melihat kejadian ini, kami secara tegas mendesak pemerintah untuk segera membangun jembatan yang layak,” ujar Muhlis dengan nada getir.

​Muhlis menambahkan bahwa wilayah di seberang sungai merupakan kawasan produktif dengan luas mencapai 100 hektare yang mencakup wilayah RT 18, RT 03, dan RT 02. Saat ini terdapat sedikitnya sembilan titik kereta gantung rakitan yang masih aktif digunakan warga meski kondisinya sangat membahayakan nyawa.

Komitmen Pemerintah Desa dan Kecamatan

​Kepala Desa Santan Ulu, Heri Budianto, yang terus memantau proses pencarian di lokasi, menyatakan bahwa ketergantungan warga pada kereta gantung adalah bentuk keterpaksaan ekonomi.

​”Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur turun tangan. Pembangunan jembatan permanen bukan lagi sekadar permohonan, tapi sudah menjadi kebutuhan mendesak demi keselamatan nyawa warga kami,” tegas Heri.

​Senada dengan itu, Camat Marang Kayu, H. AR. Ambo Dalle, SE, MH, memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten. Ia menilai musibah yang menimpa Edo harus menjadi peringatan keras bagi pengambil kebijakan agar infrastruktur desa tidak lagi terabaikan.

​Infrastruktur sebagai Penyelamat Nyawa

​Warga Dusun Wira II kini hanya bisa berharap agar pencarian Edo membuahkan hasil dan aspirasi mereka untuk memiliki jembatan segera dikabulkan. Bagi mereka, jembatan permanen bukan hanya soal kemudahan mengangkut hasil panen, melainkan jaminan bahwa mereka bisa pulang ke rumah dengan selamat setelah bekerja di kebun.

​Poin Utama Desakan Warga:

​Pembangunan Jembatan Permanen: Menggantikan 9 titik kereta gantung yang tidak aman.

​Jalur Alternatif Ekonomi: Mempermudah pengangkutan hasil panen dari 100 hektare lahan sawit.

​Jaminan Keamanan: Melindungi warga dari risiko terjatuh dan ancaman serangan buaya di Sungai Santan.(Ardian)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Skakmat di Lapangan! PT KAJ Gagap Tunjukkan Batas Lahan Saat Sidang PS PN Tenggarong

17 April 2026 - 20:30 WITA

Jalan Poros Pangadan–Koubun Kutim Rusak Parah, Diduga Akibat Lalu Lalang Truk Kayu Log

3 Maret 2026 - 15:56 WITA

Gerak Cepat, Pemdes Santan Ulu Perbaiki Rumah Korban Longsor

29 Januari 2026 - 16:46 WITA

Sinergi Pemdes dan Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Sungai Santan Ulu pada Hari Ketiga

20 Januari 2026 - 11:42 WITA

Kepala Desa Santan Ulu, Heri Budianto, Pimpin Langsung Pencarian Warga Hilang Bersama Masyarakat

19 Januari 2026 - 08:09 WITA

Mediasi Sengketa Lahan Desa Suka Bumi vs PT KAJ Berakhir “Deadlock” Warga Tuntut Ganti Rugi Rp 1 Triliun

8 Januari 2026 - 10:28 WITA

Trending di Kutai Kartanegara