Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Berau · 26 Mar 2026 22:32 WITA ·

Baru Selesai Dibangun, Jalan Maluang–Paribau Mulai Longsor, Proyek Rp15,47 Miliar Disorot


 Baru Selesai Dibangun, Jalan Maluang–Paribau Mulai Longsor, Proyek Rp15,47 Miliar Disorot Perbesar

BERAU-KALTIM-BorneosinartvNews-Proyek pembangunan jalan penghubung Kampung Maluang–Paribau di wilayah Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, menjadi sorotan masyarakat setelah ditemukan longsor di sejumlah titik meski jalan tersebut belum lama selesai dikerjakan.

Pantauan di lapangan pada Kamis (26/03/2026) menunjukkan kondisi bahu jalan mengalami longsor dan penurunan tanah. Pada beberapa titik terlihat tanah di sisi badan jalan tergerus, sementara tebing hasil pemotongan tanah tampak minim perlindungan penahan, sehingga berpotensi memperparah longsor terutama saat hujan deras.

Jalan yang dikenal masyarakat sebagai jalan potong Maluang–Paribau tersebut merupakan jalur baru yang dibangun untuk memperpendek jarak tempuh antara Kampung Maluang dan Paribau. Namun, munculnya longsor dalam waktu relatif singkat memicu kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas pekerjaan proyek tersebut.

Berdasarkan data pembangunan daerah, proyek ini tercatat dengan nama paket Pembangunan Jalan Penghubung Kampung Maluang–Paribau pada Tahun Anggaran 2024, yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Berau sebagai dinas teknis pelaksana.

Nilai anggaran proyek tersebut tercatat mencapai sekitar Rp15.470.680.000 (Rp15,47 miliar) yang bersumber dari APBD Kabupaten Berau. Proyek ini diketahui dikerjakan oleh pihak kontraktor PT Jasin Efrin Jaya.

Kemunculan longsor di beberapa titik dalam waktu singkat memunculkan pertanyaan publik terkait kualitas pekerjaan serta pengawasan teknis selama proses pembangunan berlangsung.

Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap kondisi jalan yang dinilai rawan membahayakan keselamatan pengguna, khususnya saat curah hujan tinggi.

“Kalau hujan deras, kami khawatir jalan bisa putus. Baru selesai dikerjakan, tapi sudah ada longsor di beberapa titik,” ujar seorang warga yang melintas di lokasi.

Selain berpotensi membahayakan pengguna jalan, longsor yang terjadi juga dikhawatirkan akan mempercepat kerusakan badan jalan secara menyeluruh.

Jika tidak segera dilakukan penanganan, kondisi ini berisiko menyebabkan akses jalan terputus dan menghambat aktivitas masyarakat.

Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap proyek tersebut, termasuk mengevaluasi kualitas pekerjaan dan sistem pengawasan selama pelaksanaan proyek berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor PT Jasin Efrin Jaya maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait munculnya longsor di sejumlah titik jalan penghubung Maluang–Paribau tersebut.

Situasi ini menjadi perhatian publik, mengingat proyek infrastruktur bernilai miliaran rupiah seharusnya memiliki kualitas konstruksi yang mampu bertahan dalam jangka panjang dan aman digunakan masyarakat.(tim)

Artikel ini telah dibaca 150 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

5 September 2026 - 17:54 WITA

Wisuda Ke-XVII STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana Siap Mengabdi

3 September 2026 - 12:12 WITA

Kelangkaan BBM di Berau Memprihatinkan, Warga Kesulitan Dapatkan Pasokan

1 September 2026 - 13:15 WITA

Kebakaran Menghanguskan Bangunan di Kampung Kasai, Berau

29 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Memicu Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di KM 10 Labanan Berau

23 Agustus 2026 - 23:20 WITA

Pilu Ibu di Berau: Bayi 14 Hari Diculik Suami dan Mertua Hingga Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Trending di Berau