Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Jakarta · 30 Mei 2026 22:10 WITA ·

Bawa Isu Diskriminasi Guru ke Istana, PERDISKI Dapat Dukungan Penuh Wapres Gibran!


 Bawa Isu Diskriminasi Guru ke Istana, PERDISKI Dapat Dukungan Penuh Wapres Gibran! Perbesar

JAKARTA-Borneo Sinar TV-Dewan Pimpinan Pusat Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) melaksanakan audiensi strategis tingkat tinggi dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Sabtu (30/5/2026). Dalam pertemuan khidmat tersebut, PERDISKI membawa misi krusial terkait maraknya diskriminasi dan intimidasi yang dialami para guru agama di berbagai pelosok daerah.

​Merespons berbagai laporan dan aspirasi yang disampaikan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungan penuhnya terhadap pergerakan PERDISKI, termasuk rencana besar penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) II PERDISKI yang siap digelar di Surabaya, Jawa Timur.

​Mas Wapres-sapaan akrabnya-menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional. Pemerintah menempatkan Pendidikan Agama Kristen sebagai salah satu pilar fundamental dalam membentuk karakter, etika kasih, moralitas, serta kecerdasan spiritual generasi muda Indonesia yang berbasis kebangsaan.

​Bentuk Tim Kuasa Hukum: “Guru Tidak Boleh Berjuang Sendirian”

​Sebagai langkah konkret dan respons sistemik terhadap ketidakpastian hukum yang dialami para guru di daerah terpencil, PERDISKI secara resmi mengumumkan pembentukan Tim Kuasa Hukum organisasi di hadapan Wapres.

​”Guru tidak boleh berjuang sendirian saat menghadapi tekanan hukum dalam menjalankan tugas mulia profesinya. Tim Kuasa Hukum PERDISKI siap memberikan pendampingan litigasi maupun non-litigasi yang profesional dan terstruktur,” tegas Advokat Saddan Sitorus, S.H., yang memimpin tim hukum tersebut bersama Tiarma Simanjuntak, S.H., dan Ferdinand Saragih, S.H.

​Ketua Umum PERDISKI, Yusak, S.Th., menambahkan bahwa efektivitas penanaman nilai karakter pada anak didik sangat berkorelasi positif dengan tingkat kesejahteraan dan kesehatan mental sang guru. Oleh karena itu, jaminan keamanan kerja dan kesejahteraan substantif harus diperjuangkan secara nasional.

​Soroti Isu Intoleransi Akibat Minimnya Guru Agama

​Di samping kesiapan teknis Munas II Surabaya, Ketua Panitia Pelaksana, Riovold Yulianto, S.Pd.K., memanfaatkan momentum ini untuk melaporkan isu kebebasan beragama yang masih mengkhawatirkan. Salah satunya adalah insiden perusakan rumah doa umat Kristen di Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

​Riovold memaparkan akar masalah yang dinilai ironis: insiden intoleransi tersebut berawal dari tidak tersedianya guru Pendidikan Agama Kristen di sekolah-sekolah resmi. Kondisi tersebut memaksa para siswa berinisiatif menggelar pendidikan agama di rumah doa, yang sayangnya malah memicu gesekan dan tindakan intoleransi dari oknum warga sekitar.

​“Insiden semacam ini merusak iklim psikososial komunitas pendidikan. Melalui Munas II nanti, kami berharap negara hadir lebih kuat dalam menjamin perlindungan hak beragama serta membuka formasi ketersediaan Guru Pendidikan Agama Kristen di Satuan Pendidikan,” ujar Riovold.

​Sinergi Berkelanjutan Menuju Munas II Surabaya

​Pertemuan strategis yang juga dihadiri oleh tokoh pengurus pusat seperti Aprilendy Sebastian, Efraym Zefanya, dan Bryan ini menghasilkan kesepakatan penting. Pihak istana dan PERDISKI sepakat untuk membangun sinergi berkelanjutan bersama kementerian terkait guna membereskan isu struktural, mulai dari minimnya rasio guru agama hingga mekanisme perlindungan profesi yang layak.

​Dukungan tegas dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini dinilai menjadi momentum bersejarah sekaligus suntikan energi baru bagi seluruh pendidik Kristen di Indonesia menjelang perhelatan Munas II PERDISKI di Surabaya. (TS/Meg/**)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

KAKI Jatim Dukung Jenderal Gatot Soal Meritokrasi TNI

20 Agustus 2026 - 18:23 WITA

LPKAN Serukan Aparatur Negara “All Out” Mengabdi

16 Agustus 2026 - 19:32 WITA

Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit buktikan kinerja dan layak didukung penuh

11 Agustus 2026 - 00:02 WITA

DePA-RI dan UNUSIA Sepakati Kerja Sama PKPA

25 Juli 2026 - 19:39 WITA

Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik

23 Juli 2026 - 12:49 WITA

80 Tahun Polri: LPKAN Ingatkan Kredit Kepercayaan Bukan “Cek Kosong”

2 Juli 2026 - 22:57 WITA

Trending di Jakarta