Menu ✖

Mode Gelap
Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto Gelora Sumpah Pemuda: Bersatu Bangun Negeri! Klarifikasi Pungutan Sewa Tenda Berau Expo Rp4,5 Juta Mengalir ke Mana ?? Dugaan Truk Kayu Log Tubaan Resahkan Warga, Dishub & PT TRH Didesak Buka Suara

Bulungan · 11 Mei 2026 19:46 WITA ·

Biadab! Petani di Bulungan Dikeroyok Oknum Pengurus Koperasi, Wajah Korban Luka Berlubang


 Biadab! Petani di Bulungan Dikeroyok Oknum Pengurus Koperasi, Wajah Korban Luka Berlubang Perbesar

BULUNGAN-BORNEOSINARTVNEWS Aksi premanisme sadis kembali mencoreng kondusivitas di Kabupaten Bulungan. Seorang petani bernama Andi Ahmadong (48) menjadi korban pengeroyokan brutal yang diduga dilakukan oleh oknum ketua dan anggota sebuah koperasi di kawasan perkebunan kelapa sawit SP4 Tanjung Agung.

​Kronologi Kejadian

​Peristiwa berdarah ini terjadi pada Senin, 11 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sedang berada di kebun sawit plasma Desa Jelarai Selor, tepatnya di jalur PT Borneo Plantation, Kecamatan Tanjung Selor, saat aksi kekerasan tersebut terjadi.

​Korban diduga dikeroyok oleh lebih dari satu orang, termasuk oknum petinggi koperasi setempat, yang mengakibatkan korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.

​Kondisi Korban Memprihatinkan

​Hasil pantauan tim media di BLUD RSD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo menunjukkan kondisi korban yang sangat mengenaskan. Andi Ahmadong mengalami luka robek menganga yang tampak seperti lubang di bagian pipi kanan akibat hantaman benda keras. Selain itu, terdapat luka memar dan pendarahan di area wajah yang menunjukkan intensitas kekerasan yang dialami korban.

​Laporan Resmi ke Polresta Bulungan

​Tak butuh waktu lama, pihak keluarga yang merasa keberatan langsung mendatangi Markas Polresta Bulungan untuk menuntut keadilan. Laporan tersebut resmi diterima dengan nomor:

​TBL/83/V/2026/SPKT/POLRESTA BULUNGAN/POLDA KALTARA

​Laporan tersebut ditandatangani oleh Kanit SPKT Polresta Bulungan, IPDA Rifaldi Ali Ma’ruf, S.Tr.K., dengan klasifikasi dugaan Tindak Pidana Penganiayaan.

​Desakan Keluarga: Tangkap Pelaku Sekarang!

​Keluarga korban mendesak Kapolresta Bulungan untuk segera bertindak tegas dan melakukan jemput paksa terhadap para pelaku. Mereka menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang bagi aksi premanisme di Bumi Tenguyun.

​”Kami minta aparat kepolisian menangani kasus ini dengan tuntas. Ini bukan hanya soal pemukulan, tapi penganiayaan berat yang sangat kejam. Kami ingin para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Jangan biarkan aksi premanisme merajalela di Bulungan,” tegas salah satu perwakilan keluarga korban.

​Menunggu Ketegasan Aparat

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat luas memantau perkembangan kasus ini. Penegakan hukum yang transparan dan tanpa pandang bulu sangat diharapkan guna memberikan rasa aman bagi warga, khususnya para petani di sektor perkebunan sawit.

​ Redaksi Borneo Sinar TV (**)

Artikel ini telah dibaca 179 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Akses Jalanan di Apung Kilo 9 Bulungan Memprihatinkan, Warga Desak Pemerintah Tuntaskan Pengaspalan

7 Juli 2026 - 17:31 WITA

Di Balik Pendataan BPS Bulungan, Warga Menuntut Bukti

23 Juni 2026 - 17:07 WITA

Dugaan Korupsi dan Manipulasi Data Pembebasan Lahan Bandara Long Ampung Dilaporkan ke Polda Kaltara

26 Mei 2026 - 18:33 WITA

Pusat Pemerintahan Membara: Penyebab Kebakaran Hebat di Kantor Bupati Bulungan Masih Jadi Misteri

21 Mei 2026 - 07:46 WITA

Jalan Poros Tanjung Selor-Malinau Berlumpur, Pengendara Roda Dua Terancam Celaka

17 Mei 2026 - 15:48 WITA

PLN Kerahkan Personel Gabungan Tangani Gangguan Listrik di Tanjung Selor dan Sekitarnya

16 Mei 2026 - 20:48 WITA

Trending di Bulungan