Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Berau · 24 Feb 2026 12:48 WITA ·

Dugaan Bongkar Muat Ilegal di Gunung Tabur, Puluhan Truk Cangkang Sawit Antre di “Dermaga Tikus”


 Dugaan Bongkar Muat Ilegal di Gunung Tabur, Puluhan Truk Cangkang Sawit Antre di “Dermaga Tikus” Perbesar

GUNUNG TABUR, BERAU -borneosinartvnews.com Aktivitas pengangkutan limbah cangkang kelapa sawit di wilayah Jalan Raden Ayub, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, memicu sorotan tajam pada Selasa (24/2/2026). Puluhan unit dump truck terpantau mengantre panjang di sebuah lokasi yang diduga kuat merupakan titik bongkar muat ilegal atau “dermaga tikus” yang tidak mengantongi izin operasional resmi.Temuan di Lapangan

Berdasarkan pantauan visual di lokasi hari ini, terlihat deretan truk bermuatan penuh cangkang sawit mengular di jalur tanah menuju area tepian sungai. Di lokasi tersebut, tampak fasilitas berupa atap pelindung permanen dan peti kemas yang digunakan sebagai titik kumpul komoditas sebelum dipindahkan ke kapal tongkang.

Menurut keterangan penjaga di lokasi yang berinisial R, area tersebut merupakan Pelabuhan Bumi Subur. Cangkang sawit diketahui diambil dari perusahaan di wilayah Labanan untuk kemudian dikirim melalui jalur laut menuju Balikpapan.Status Izin: Syahbandar Belum Terima Laporan

Kekhawatiran utama muncul terkait legalitas titik tambat di area tersebut. Berdasarkan penelusuran hingga berita ini dibuat, pihak Syahbandar (KSOP) setempat menyatakan belum menerima laporan resmi maupun permohonan izin operasional terkait aktivitas bongkar muat di lokasi tersebut.

Sesuai dengan UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, setiap aktivitas bongkar muat di luar pelabuhan umum wajib memiliki izin TUKS (Terminal Untuk Kepentingan Sendiri) atau Tersus (Terminal Khusus). Tanpa adanya dokumen resmi dari Syahbandar, aktivitas ini dikategorikan sebagai tindakan ilegal yang melanggar prosedur keselamatan pelayaran.Pengakuan Sopir: Hanya Menjalankan Tugas

Beberapa sopir truk yang mengantre menyatakan bahwa mereka tidak mengetahui perihal perizinan dermaga. Mereka mengaku hanya bekerja berdasarkan sistem upah angkut.

“Kami hanya sopir, tugasnya cuma mengantar barang sampai ke tempat tujuan. Kami hanya menerima upah jalan, urusan izin pelabuhan itu kewenangan pengelola,” ujar salah satu sopir di lokasi pada Selasa siang.

Dampak bagi Masyarakat dan Infrastruktur

Warga sekitar mengeluhkan dampak nyata dari aktivitas ini, terutama di Jalan Raden Ayub. Truk-truk bermuatan berat yang melintas terus-menerus menyebabkan kerusakan jalan yang progresif. Selain itu, antrean truk di bahu jalan mengganggu mobilitas kendaraan lain dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi warga sekitar.

Ada pula kekhawatiran mengenai dampak lingkungan, di mana cangkang sawit yang tercecer berisiko mencemari ekosistem sungai karena lokasi tersebut diduga tidak melalui kajian lingkungan yang resmi.

Harapan Tindakan Tegas

Mengingat pihak Syahbandar belum mendapatkan laporan resmi, masyarakat berharap instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan Kabupaten Berau dan KSOP, segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi dan menindak tegas oknum pengelola titik bongkar muat ilegal tersebut.

Penertiban ini dinilai mendesak untuk menjamin seluruh operasional komoditas di Berau berjalan sesuai payung hukum yang berlaku borneosinartvnews( tim)

Artikel ini telah dibaca 99 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

5 September 2026 - 17:54 WITA

Wisuda Ke-XVII STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana Siap Mengabdi

3 September 2026 - 12:12 WITA

Kelangkaan BBM di Berau Memprihatinkan, Warga Kesulitan Dapatkan Pasokan

1 September 2026 - 13:15 WITA

Kebakaran Menghanguskan Bangunan di Kampung Kasai, Berau

29 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Memicu Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di KM 10 Labanan Berau

23 Agustus 2026 - 23:20 WITA

Pilu Ibu di Berau: Bayi 14 Hari Diculik Suami dan Mertua Hingga Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Trending di Berau