Menu ✖

Mode Gelap
Diduga Telan Anggaran Rp2 Miliar, Jalan Usaha Tani Menuju Kebun Sawit Anggota DPRD Kutai Barat Berinisial A Dipertanyakan Proyek Puskesmas Dilang Puti Senilai Rp6,91 Miliar Disorot, Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto

Surabaya · 29 Jun 2026 07:14 WITA ·

Gagal Wisuda, Sukses Jadi Pengusaha: Perjalanan Anas Pandu Gunawan Membangun Mumtaz Grup


 Gagal Wisuda, Sukses Jadi Pengusaha: Perjalanan Anas Pandu Gunawan Membangun Mumtaz Grup Perbesar

SURABAYA – BORNEOSINARTVNEWS. COM Gagal menyandang gelar sarjana bukan berarti gagal dalam hidup. Bukti nyata atas pernyataan tersebut ditunjukkan oleh Anas Pandu Gunawan, mantan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), yang kini sukses membangun kerajaan bisnis dari titik nol.

​Perjalanan Anas dimulai dengan langkah yang sangat sederhana. Pada September 2015, ia memberanikan diri memulai usaha berjualan wingko secara daring dengan jenama “Bakoel Wingko Soerobojo”. Meski awalnya hanya mendapatkan omzet puluhan ribu rupiah per hari, kegigihan Anas perlahan membuahkan hasil manis.

​”Kenapa saya memilih jualan online? Karena berbisnis online itu nyaris tanpa modal,” ungkap Anas.

​Kerja keras tersebut membawa perubahan besar. Kini, usaha yang dirintisnya telah berkembang menjadi Mumtaz Grup, sebuah perusahaan induk (holding) yang menaungi berbagai sektor, mulai dari bidang kuliner (Mumtaz Kitchen), jasa wisata (Mumtaz Tour & Travel), hingga sektor retail (Mumtaz Shop).

​Dari sekadar camilan tradisional, Anas berhasil melebarkan sayap ke sektor jasa dan perdagangan dengan omzet mencapai jutaan rupiah per hari.

​”Semuanya mengalir dan bertumbuh karena saya berusaha memenuhi permintaan customer. Mulai dari wingko, berkembang menjadi nasi kotak hingga prasmanan. Bahkan sekarang kami melayani rental mobil, perjalanan wisata, outbound, dan sebagainya,” jelas Pandu.

​Menariknya, meskipun tidak memiliki gelar kesarjanaan, Pandu justru kerap diundang menjadi pembicara dalam berbagai acara kewirausahaan. Ayah dua anak gadis ini sering berbagi ilmu di berbagai komunitas dan kampus. Bahkan, ia pernah dipercaya menjadi narasumber bagi para mahasiswa pascasarjana (S2) yang akan mengikuti prosesi wisuda.

​Di lingkungan tempat tinggalnya, pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW ini dikenal vokal dalam menyuarakan semangat pantang menyerah.

​”Bisnis itu soal kemauan, bukan soal kemampuan. Kalau kita mau, kita pasti mampu,” tegas Pandu.

​Ia pun membagikan rumus simpel bagi para pemula yang ingin memulai usaha, yakni modal bisnis hanya terdiri dari 2M: Mental yang kuat dan Mindset yang tepat.

​”Pengusaha harus punya mental yang kuat karena pasti akan mengalami penolakan, dihina, diremehkan, bahkan dicuekin,” ujar penyintas COVID-19 ini.

​Kisah Anas Pandu Gunawan menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa ijazah bukanlah satu-satunya tiket menuju kesuksesan. Dengan kemauan keras, konsistensi, dan pola pikir yang tepat, usaha sederhana seperti berjualan wingko pun mampu bertransformasi menjadi grup bisnis besar yang kini menghidupi banyak orang.

​(Redho)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Program SAS (Sidoarjo Asri Sejuk) Kapolsek Sedati Bagikan Bibit Pohon Buah di Desa Banjar Kemuning 

23 Oktober 2026 - 18:29 WITA

PT ULI Cetak 40 SDM Konstruksi Kompeten di Jatim

23 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Mutiara Store Perkuat Posisi sebagai Pusat Grosir HP Second Berkualitas di Surabaya, Bos Uchild Utamakan Kepercayaan dan Kepedulian

23 Oktober 2026 - 10:04 WITA

Kolaborasi LKHAI dan JIMLY School Dorong Penguatan Kompetensi Profesional Untuk Hadapi Tantangan Hukum Bisnis

22 Oktober 2026 - 22:13 WITA

Ketum DPP AMI Soroti Sisi Positif Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

18 Oktober 2026 - 10:28 WITA

Cara Anak Muda Temukan Arah Hidup Lewat Peran Bertuhan

1 September 2026 - 13:02 WITA

Trending di Surabaya