Tanjung Palas Timur,borneosinartvnews.com selasa 10 Februari 2026
Aktivitas galian tanah menggunakan alat berat untuk keperluan pelebaran jalan di wilayah transmigrasi Sepunggur, Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, diduga menjadi penyebab miringnya salah satu tiang listrik di kawasan tersebut.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.
Pantauan Borneo Sinar TV di lokasi menunjukkan tanah rawa di sekitar tiang listrik mengalami perubahan struktur akibat galian alat berat.
Tanah yang labil dinilai tidak lagi mampu menopang pondasi tiang listrik secara maksimal, sehingga tiang tampak miring ke arah badan jalan dan permukiman warga.
Warga menyebutkan, aktivitas pelebaran jalan dilakukan menggunakan alat berat tanpa diiringi pengamanan infrastruktur kelistrikan dan drainase yang memadai.
Sejak proses penggalian berlangsung, posisi tiang listrik mulai berubah dan kondisi badan jalan di sekitar lokasi juga dikhawatirkan rawan longsor.
“Setelah digali untuk pelebaran jalan, tanahnya jadi labil. Kami berharap dibuatkan semenisasi parit supaya jalan tidak longsor,” ujar salah satu warga transmigrasi Sepunggur kepada Borneo Sinar TV.
Masyarakat Sepunggur berharap pihak pelaksana pekerjaan pelebaran jalan tidak hanya melakukan penggalian, tetapi juga bertanggung jawab melakukan semenisasi parit dan penguatan drainase, guna mencegah longsor serta kerusakan jalan di kemudian hari.
Selain itu, warga mendesak PLN Rayon Tanjung Palas Timur segera melakukan pengecekan teknis dan langkah pengamanan terhadap tiang listrik yang miring.
Warga berharap adanya koordinasi antara PLN dan pelaksana proyek pelebaran jalan agar dilakukan penguatan pondasi atau relokasi tiang listrik ke lokasi yang lebih aman.
Hingga berita ini ditayangkan, PLN Rayon Tanjung Palas Timur maupun pihak pelaksana pekerjaan pelebaran jalan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana penanganan tiang listrik miring maupun tindak lanjut permintaan semenisasi parit di wilayah transmigrasi Sepunggur, Desa Tengkapak. Editor(Boni)











