Menu

Mode Gelap
Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search Lupakan Arabika dan Robusta! Kopi Liberika Sembakungan Siap Jadi Identitas Baru Berau! Bhabinkamtibmas Polsek Jabon Turun Ke Lapangan Gelar Kerja Bakti Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso Judi Sabung Ayam di Jember Meresahkan, Polisi Didesak Bertindak

Berau · 28 Apr 2026 16:33 WITA ·

Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk: Antara Klaim “Selesai 100%” dan Realitas Lapangan yang Mangkrak


 Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk: Antara Klaim “Selesai 100%” dan Realitas Lapangan yang Mangkrak Perbesar

GUNUNG TABUR-BERAU-BORNEOSINARTVNEWS Proyek pembangunan saluran irigasi dan normalisasi di Kampung Tasuk, Kecamatan Gunung Tabur, yang menelan anggaran fantastis Rp 9.200.203.000,00, terus menjadi sorotan publik. Pasca pemberitaan Borneo Sinar TV terkait dugaan mangkraknya proyek tersebut, pihak kontraktor pelaksana, CV. Anginmewa, akhirnya memberikan klarifikasi resmi Selasa 28 April 2026

​Dalam surat klarifikasinya, Direktur CV. Anginmewa, Andi Satriyani Rahman, menegaskan bahwa pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan kontrak yang ada. Pihak kontraktor mengklaim bahwa lokasi penempatan box culvert dan pelaksanaan pekerjaan telah disepakati oleh warga setempat serta didampingi oleh aparat desa.

​Lebih lanjut, pihak kontraktor juga mengklaim bahwa proyek tersebut telah melalui proses pemeriksaan oleh berbagai instansi, di antaranya BAPEDA, BAWASDA, BPK RI, dan KAPOLDA. Berdasarkan klaim tersebut, mereka menyatakan bahwa pekerjaan telah sesuai dengan kontrak dan prosedur yang berlaku.

​Fakta Lapangan vs. Klaim Administratif

​Menanggapi surat klarifikasi tersebut, Redaksi Borneo Sinar TV tetap berpegang pada hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim redaksi. Meskipun pihak kontraktor mengklaim pekerjaan telah sesuai prosedur, realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang sangat kontradiktif dengan status “selesai 100%” yang tertera pada dokumen akhir tahun 2025 lalu.

​Tim Redaksi mencatat beberapa poin krusial yang luput dari penjelasan kontraktor:

​Fungsi Vital Irigasi: Faktanya, hingga saat ini, saluran irigasi tersebut belum dapat berfungsi mengalirkan air ke lahan pertanian warga. Tidak adanya pintu air (sluice gates) dan gorong-gorong yang memadai justru mengakibatkan lahan pertanian milik Kelompok Tani Karya Bersama di RT 07, Kampung Tasuk, kerap tergenang, bukan terairi.

​Kesenjangan Kualitas: Anggaran Rp 9,2 miliar merupakan nilai yang sangat besar untuk sebuah proyek irigasi. Publik dan para petani di Kampung Tasuk menuntut jawaban logis: Jika secara administratif proyek dianggap “Selesai 100%”, mengapa kemanfaatan fisiknya justru nihil?

​Audit Administratif vs. Audit Fisik: Redaksi Borneo Sinar TV menekankan bahwa sebuah audit administratif (dokumen lengkap) tidak serta-merta menggugurkan kewajiban kontraktor untuk menjamin fungsi fisik bangunan. Adanya pemeriksaan dari instansi penegak hukum dan auditor tidak menutup celah adanya “penyimpangan teknis” di lapangan yang merugikan keuangan negara.

​Menuntut Transparansi DPUPR Berau

​Redaksi Borneo Sinar TV menegaskan bahwa investigasi ini tidak berhenti pada surat klarifikasi. Kami menuntut penjelasan terbuka dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kepala Bidang SDA DPUPR Kabupaten Berau, Hendra Pranata, selaku penanggung jawab teknis.

​”Kami meminta DPUPR Berau tidak hanya berlindung di balik dokumen administrasi. Segera turun ke lapangan, lihat kondisi irigasi yang sebenarnya, dan jelaskan kepada petani mengapa uang rakyat Rp 9,2 miliar belum memberikan dampak nyata,” tegas Redaksi Borneo Sinar TV.

​Sebagai media, kami berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas. Jika ditemukan adanya rekayasa tender atau pengurangan spesifikasi yang merugikan negara, Borneo Sinar TV akan terus mendorong aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan substantif, bukan sekadar administratif.

Redaksi Borneo sinartvnews (**)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso

26 Juli 2026 - 05:00 WITA

Diduga Tampung Kayu Ilegal di diduga ditalisayan Perizinan Somel Dipertanyakan

19 Juli 2026 - 21:02 WITA

Dugaan Proyek Fiktif Tambak Tudai 60 Juta di Biduk-biduk Cair 100% Fisik Nol!

19 Juli 2026 - 14:14 WITA

Skandal Pengadaan Mesin Dompeng: Rp200 Juta Diduga Digelapkan DKP Berau

14 Juli 2026 - 10:11 WITA

Rumah Wartawan Borneo Sinar TV di Berau Terbakar, Lima Bangunan Ludes Dilalap Api

13 Juli 2026 - 09:10 WITA

Proyek Drainase Rp 244 Juta di Tanjung Redeb Disorot, Warga: Pekerjaannya Asal-asalan dan Tipis

10 Juli 2026 - 15:09 WITA

Trending di Berau