JAKARTA:borneosinsrtvnews.com Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) ke-21 tahun 2026 yang digelar di Kartika Expo, Balai Kartini, menjadi momentum penting bagi pemerataan akses pendidikan tinggi di wilayah Jakarta.
Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Februari 2026 ini, terdapat dorongan kuat agar perguruan tinggi semakin membuka lebar pintu akses bagi siswa berprestasi dari kalangan kurang mampu Harapan untuk Perluas Akses Beasiswa.
Ketua Umum APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia), Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kampus dalam memberikan bantuan finansial. Ia berharap melalui ajang PPTJ21 ini, perguruan tinggi tidak hanya memberikan informasi terkini mengenai program studi, tetapi juga menyediakan banyak kuota beasiswa. “Saya berharap mudah-mudahan pada kesempatan PPTJ ke 21 ini kampus-kampus dapat memberikan banyak
beasiswa, untuk menambah peluang lagi bagi fakir miskin dan yatim piatu untuk bisa kuliah di kampus Bapak/Ibu sekalian,” ujar Budi Djatmiko di hadapan para pimpinan PTS.Cegah Penyesalan “Salah Jurusan”.
Selain isu finansial, acara yang dihadiri oleh belasan ribu siswa SMA/K kelas XII ini juga menyoroti tingginya angka mahasiswa yang merasa salah pilih program studi. Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Sarjoko, MM, memaparkan data ICCN yang menyebutkan bahwa 87% mahasiswa di Indonesia merasa salah jurusan.
Ia mengingatkan bahwa ketidaksesuaian antara jurusan dengan passion sering kali baru terasa pada Semester 4 saat materi perkuliahan mulai sulit. Oleh karena itu, pameran ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk mengenali potensi diri sebelum memutuskan mendaftar di salah satu dari 150 perguruan tinggi yang berpartisipasi.Prestasi dan Tata Kelola Kampus Jakarta.
Sebagai wilayah dengan kualitas pendidikan yang mumpuni, LLDikti Wilayah III melaporkan bahwa Jakarta saat ini memegang rekor sebagai wilayah dengan jumlah Perguruan Tinggi Unggul terbanyak di Indonesia, yakni sebanyak 34 kampus.
Untuk terus menjaga kualitas tersebut, PPTJ21 juga menyelenggarakan Jakarta Academic Management System (JAMS) 2026. Forum ini dirancang khusus bagi pengelola perguruan tinggi untuk mempercepat pemutakhiran tata kelola akademik di lingkungan Jakarta.
Acara yang telah konsisten dilaksanakan selama lebih dari dua dekade ini ditutup dengan kehadiran berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan jajaran pengurus APTISI.(Doni/hrs/megy)











