BORNEOSINARTVNEWS. COM KAMPUNG DUMARING, KECAMATAN TALISAYAN, kabupaten berau, provinsi kalimantan timur (kaltim) – Pembukaan gelaran Festival Rindu Dumaring (FRD) 2026 yang diketuai oleh Nana Sumanah berlangsung sukses digelar dengan penuh semarak pada hari ini, Sabtu, 8 Agustus 2026. Acara ini secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Berau, Drs. Yudha Budi Santosa, M.Si., yang hadir langsung di lokasi acara.
Selain dibuka oleh Kadispar Berau, momentum penting ini turut dihadiri oleh Ibu Camat Talisayan, Mutmainnah, S.E., Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, Kepala Kampung Lumaring, serta Kepala Adat Kampung Dumaring, M. Asri, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival dwi-tahunan tersebut. Seluruh jajaran panitia penyelenggara juga hadir lengkap di lokasi untuk menyukseskan jalannya acara pembukaan.
Pernyataan Panitia, Manajemen Kreatif, dan Pejabat Daerah
Dalam wawancaranya di lokasi acara, Ketua Panitia Pelaksana FRD 2026, Nana Sumanah, menyampaikan bahwa kick-off acara pada hari ini menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan hingga menuju acara puncak pada 5 September 2026 mendatang. “Hari ini kami mengadakan kick-off Festival Rindu Dumaring untuk rangkaian kegiatan sampai dengan puncaknya nanti tanggal 5 September 2026,” ujar Nana. Ia menambahkan bahwa kegiatan festival ini tersebar di beberapa titik lokasi, termasuk di area utama, Balai LPHD, hingga resto mangrove, dan panitia berencana mengundang Ibu Bupati Berau pada puncak acara mendatang.
Keterangan senada disampaikan oleh perwakilan Abissia Creative Management (ACR Management) selaku manajemen kreatif Kabupaten Berau, Dedi Suryadi (yang akrab disapa Uya). Ia menjelaskan bahwa ACR Management berfokus pada enam subsektor ekonomi kreatif, yakni seni pertunjukan, periklanan, foto, videografi, kriya, fesyen, serta musik. Selaku pengelola acara, Uya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir pada puncak festival tanggal 5 September 2026, serta menyampaikan apresiasinya kepada media, khususnya Borneo Sinar TV, yang mengarsipkan dan menyebarkan informasi kegiatan ini.
Selain itu, tim redaksi Borneo Sinar TV juga berkesempatan mewawancarai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Drs. Yudha Budi Santosa, M.Si., Camat Talisayan, Mutmainnah, S.E., serta Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin. Dalam wawancaranya, Kadispar Berau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif serta konsistensi masyarakat Dumaring dan sekitarnya dalam merawat tradisi lokal dan menjaga kelestarian alam. Sementara itu, Camat Talisayan dan Kepala Kampung Dumaring menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta untuk memajukan potensi pariwisata daerah. Seluruh tayangan wawancara lengkap tersebut turut dilampirkan bersama laporan liputan khusus ini.
Festival Rindu Dumaring 2026 yang mengusung tema “Menyulam Rindu, Menyemai Warisan” ini digagas oleh Program Kolaborasi Konservasi Hutan dan Sungai Dumaring bersama Pemerintah Kampung Dumaring, serta mendapat dukungan penuh dari PT Kuala Lumpur Kepong Berhad (KLK).
Rangkaian Kegiatan Festival
Gelaran FRD 2026 yang disiapkan oleh panitia berlangsung mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 dengan menyajikan pelbagai agenda edukatif, kompetitif, dan kebudayaan:
Agustus:
Pelatihan Event Organizing (8 Agustus 2026)
Pelatihan Public Speaking (9 Agustus 2026)
Pelatihan Hospitality (10 Agustus 2026)
Program “Belajar dari Maestro” (15–29 Agustus 2026)
Lomba Fotografi, Vlog, dan Video Kreasi (16–31 Agustus 2026)
September:
Lomba Tradisional Menampi, Menyumpit, dan Galah/Hadang (4 September 2026)
Puncak Acara FRD 2026 (5 September 2026): Diisi dengan Kirab Budaya, pameran benda pusaka, pasar rakyat, pagelaran seni, aksi penanaman mangrove, serta penganugerahan bagi warga.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di beberapa titik lokasi strategis di Kampung Dumaring, antara lain Lingkar Lodge TSD, Balai TSD, Balai LPHD, Area Entrance & Parkir TSD, Panggung Acara Puncak, Resto Mangrove, serta Halaman SDN 001 Dumaring.
Pihak panitia bersama para tokoh masyarakat, termasuk Kepala Adat M. Asri, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan wisatawan untuk hadir memeriahkan rangkaian kegiatan ini, serta bersiap mengenakan pakaian adat pada acara puncak Kirab Budaya mendatang.
Rasidin/Amin/Mangsur/Doni.











