SAMARINDA borneo sinar TV news. com (27 Januari 2026) – Halaman Kantor Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Timur di Jalan Kesuma Bangsa hari ini dipenuhi oleh massa aksi dari Tenaga Bakti Rimbawan. Aksi yang berlangsung tepat pada tengah hari ini merupakan bentuk puncak keresahan para rimbawan terkait ketidakjelasan status kepegawaian mereka memasuki awal tahun 2026.Sorotan Utama Aksi HariIni
Tuntutan Keadilan: Massa membentangkan poster bertuliskan “Jangan Cuma Tebang Pilih,” yang menyindir proses seleksi pegawai yang dianggap tidak transparan bagi tenaga lapangan.
Desakan Pengangkatan PPPK: Dalam kerumunan, terlihat spanduk yang menegaskan tuntutan agar pemerintah segera memberikan slot tetap sebagai PPPK bagi tenaga rimbawan yang telah mengabdi lama.
Kekuatan Massa: Diperkirakan sekitar 300 personel Bakti Rimbawan dari berbagai wilayah di Kaltim turut hadir, sebagaimana tertulis dalam salah satu spanduk aksi di lapangan.
Kondisi Lapangan: Hingga pukul 12.10 WITA, massa masih bertahan di area kantor untuk menunggu audiensi dengan Kepala Dinas Kehutanan Aspirasi yang Disuarakan.
Koordinator aksi dalam orasinya menekankan bahwa di tengah isu perubahan iklim dan perlindungan hutan yang semakin ketat, nasib para “penjaga hutan” justru terombang-ambing oleh regulasi penghapusan tenaga non-ASN. Mereka meminta Pemprov Kaltim pasang badan untuk menjamin keberlanjutan kontrak kerja mereka.
“Kami datang hari ini bukan untuk meminta belas kasihan, tapi menuntut hak atas dedikasi kami menjaga hutan Kaltim selama bertahun-tahun,” tegas salah satu perwakilan rimbawan.
Update: Saat ini mediasi antara perwakilan massa dengan pihak Dinas Kehutanan sedang diupayakan untuk mencegah aksi berlangsung hingga sore hari.(red)











