Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Berau · 15 Apr 2026 10:28 WITA ·

Terharu Saat Dikonfirmasi, Kepala Kampung Dumaring: “Jabatan Ini Hanya Titipan”


 Terharu Saat Dikonfirmasi, Kepala Kampung Dumaring: “Jabatan Ini Hanya Titipan” Perbesar

TALISAYAN-BERAU-BORNEOSINARTVNEWS Sosok Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, kembali mencuri perhatian publik melalui sikap rendah hatinya. Saat dijumpai tim media Borneo Sinar di ruang kerjanya pada Rabu (15/04/2026), pria yang telah memimpin selama tiga periode ini memberikan pernyataan mendalam terkait regulasi perpanjangan masa jabatan kepala kampung menjadi delapan tahun.

​Bukannya menunjukkan euforia atas penambahan masa jabatan, suasana di ruang kerja tersebut justru diselimuti rasa haru. Di hadapan awak media, Salehuddin mengungkapkan bahwa setiap tanggung jawab yang ia pikul bukanlah sebuah pencapaian kekuasaan, melainkan amanah berat yang harus dijaga.

​”Amanah yang kita pegang ini hanya titipan saja,” ujar Salehuddin dengan nada suara yang bergetar karena haru. Bagi beliau, perpanjangan masa jabatan ini berarti beban pengabdian kepada masyarakat Dumaring yang harus dijalankan dengan lebih maksimal lagi.

​Integritas yang Diakui Sejak Lama

Integritas Salehuddin dalam mengelola pemerintahan kampung sejatinya telah lama menjadi buah bibir. Salah satu kesaksian yang paling membekas datang dari mendiang Pak Sutrisno semasa hidupnya. Dalam sebuah percakapan dengan media ini di masa lalu, mendiang pernah melontarkan pujian atas kejujuran Salehuddin.

​Mendiang Pak Sutrisno menyebut bahwa Salehuddin adalah sosok pemimpin yang sangat disiplin terkait keuangan negara. Beliau menjadi saksi bagaimana Salehuddin selalu bersikap tegas untuk mengembalikan setiap rupiah kelebihan anggaran pembangunan atau operasional desa langsung ke kas kampung.

​”Beliau adalah satu-satunya kepala kampung yang bisa saya bilang jujur, karena setiap ada uang kelebihan, pasti dikembalikannya ke kas kampung,” kenang mendiang Pak Sutrisno kala itu.

​Meski kini saksi kunci kejujuran tersebut telah tiada, prinsip transparan tersebut terbukti masih tetap kokoh dipegang oleh Salehuddin hingga saat ini. Di tengah tantangan pembangunan di Kecamatan Talisayan, kepemimpinan Salehuddin diharapkan terus menjadi teladan bagi tata kelola pemerintahan desa yang bersih di Kabupaten Berau.

​Penulis: Tim Redaksi Borneo Sinar

Editor: Borneo Sinar Online

Lokasi: Berau, Kalimantan Timur(Hrs/Rasidin/Tasya/Marlin)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

5 September 2026 - 17:54 WITA

Wisuda Ke-XVII STIT Muhammadiyah Berau Luluskan 200 Sarjana Siap Mengabdi

3 September 2026 - 12:12 WITA

Kelangkaan BBM di Berau Memprihatinkan, Warga Kesulitan Dapatkan Pasokan

1 September 2026 - 13:15 WITA

Kebakaran Menghanguskan Bangunan di Kampung Kasai, Berau

29 Agustus 2026 - 18:25 WITA

Kemarau Panjang Memicu Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di KM 10 Labanan Berau

23 Agustus 2026 - 23:20 WITA

Pilu Ibu di Berau: Bayi 14 Hari Diculik Suami dan Mertua Hingga Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Trending di Berau