Menu ✖

Mode Gelap
Diduga Telan Anggaran Rp2 Miliar, Jalan Usaha Tani Menuju Kebun Sawit Anggota DPRD Kutai Barat Berinisial A Dipertanyakan Proyek Puskesmas Dilang Puti Senilai Rp6,91 Miliar Disorot, Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian Waspada! Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Waspada Peredaran Uang Palsu Kembali Marak di Berau, SPBU Gunung Tabur Maluang Jadi Korban Oknum Advokat Tersangka Penipuan Rp520 Juta Ditangkap di Mojokerto

Nasional · 18 Jun 2026 01:07 WITA ·

Tersangka Cabul Mangkir, Massa Desak Polresta Sidoarjo Jemput Paksa


 Tersangka Cabul Mangkir, Massa Desak Polresta Sidoarjo Jemput Paksa Perbesar

SIDOARJO-BIRNEOSINARTVNEWS.COM Kasus dugaan persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Sidoarjo kembali memicu gelombang desakan publik. Pihak keluarga korban bersama koalisi LSM (ALAS, SAKERA, dan Barbara Speed) mendatangi Mapolresta Sidoarjo, Kamis (18/6/2026), untuk menuntut ketegasan aparat setelah tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan.

​Kasus ini resmi dilaporkan oleh ibu korban, N, pada 26 Maret 2026 (STTLP Nomor: STTLP/88/III/2026/SPKT POLRESTA SIDOARJO/POLDA JAWA TIMUR). Tersangka berinisial K (Kastari) diduga melakukan aksi bejat tersebut di Perum Citra Garden, Buduran, Sidoarjo, sepanjang Mei 2025 hingga Februari 2026.

​Wahyu, kuasa hukum korban dari BBH Damar Indonesia, menyayangkan sikap tersangka yang mangkir dengan alasan pekerjaan, padahal status tersangka sudah ditetapkan. “Kami sudah mengantongi surat penetapan tersangka terhadap Kastari. Hari ini ada surat pemanggilan, tapi nyatanya mangkir. Kami meminta kepolisian segera tegas dan tidak bermain-main,” ujar Wahyu di Mapolresta Sidoarjo.

​Paman korban, Radit, mengungkapkan kepiluan mendalam korban yang merupakan anak yatim. Menurutnya, tersangka sempat memanipulasi keadaan dengan mengaku sebagai guru atau kiai agar bisa masuk ke rumah korban. “Korban bungkam karena diancam akan dibunuh dan diusir. Predator seperti ini harus dibasmi,” ungkap Radit.

​Ketua Umum LSM ALAS, Hendhi Wahyudianto, menegaskan komitmen aliansinya untuk mengawal kasus ini hingga ke persidangan. “Kami dari Aliansi tidak mentolerir perbuatan pelaku dan akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegasnya.

​Menanggapi desakan tersebut, Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Zainur Rofik, menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menangani perkara ini secara transparan sesuai prosedur (SOP). “Kami sudah menetapkan tersangka. Mengenai kekhawatiran massa, kami berjanji akan mencari keberadaan tersangka ke mana pun,” jelasnya.

​Ia menambahkan, penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo di bawah pimpinan Ipda Laila kini tengah memproses hukum tersangka agar segera mendapatkan sanksi sesuai undang-undang yang berlaku

(Redho)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Proyek Puskesmas Dilang Puti Senilai Rp6,91 Miliar Disorot, Pengawasan dan Kualitas Pekerjaan Jadi Perhatian

29 Oktober 2026 - 09:30 WITA

Bupati Ngawi Resmikan Klinik Utama Dalam Jiwa, Dorong Kolaborasi Layanan Kesehatan bagi Masyarakat

24 Oktober 2026 - 16:02 WITA

The Skinbars Clinic Perkuat Healthy Aging melalui Teknologi EXION dan EXOMIND

22 Oktober 2026 - 10:20 WITA

Tragis! Tuntut Gaji Rp1,4 M Usai 25 Tahun Kerja, Lansia Malang Malah Dideportasi

21 Oktober 2026 - 11:32 WITA

Polisi Temukan Pesta Miras saat Razia Cafe dan Tempat Hiburan Malam di Pacitan

18 Oktober 2026 - 22:39 WITA

Dugaan Kasus Asusila Siswa, APPM Desak Disdik Jatim Bersikap Tegas

16 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Trending di Nasional