BERAU -KALTIM- BORNEOSINARTVNEWS: Menindaklanjuti pemberitaan Media Borneo Sinar TV terkait minimnya jadwal penerbangan menuju Desa Long Ampung, Kepala Bandara Long Ampung melakukan pertemuan dengan jurnalis Borneo Sinar TV, Boni, di Kabupaten Berau.
Pertemuan tersebut dikemas dalam diskusi santai yang turut dihadiri Ketua FKPPI Kalimantan Timur, Bastian, serta beberapa awak media lainnya. Meski berlangsung informal, diskusi membahas persoalan serius yang hingga kini masih dirasakan langsung oleh masyarakat Long Ampung.
Dalam diskusi itu, disampaikan bahwa minimnya jadwal penerbangan sangat berdampak terhadap mobilitas warga, distribusi logistik, serta pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Kondisi ini dinilai perlu segera mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat, khususnya dalam penambahan maskapai dan rute penerbangan perintis ke wilayah tersebut.
Selain transportasi udara, peserta diskusi juga menekankan pentingnya pembenahan akses jalan penghubung Long Ampung–Samarinda. Jalur darat tersebut dinilai strategis dan berpotensi besar dalam membuka keterisolasian wilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Long Ampung dan sekitarnya.
Para peserta diskusi berharap pemerintah pusat tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap daerah terpencil dan perbatasan. Menurut mereka, dengan akses transportasi udara yang memadai serta konektivitas jalan darat yang baik, perekonomian Long Ampung dapat tumbuh dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
Diskusi ini menjadi bentuk sinergi antara media, tokoh organisasi, dan pengelola bandara dalam mendorong kebijakan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur dan transportasi di wilayah Long Ampung segera direalisasikan.(Boni)











