TANJUNG REDEB borneodinsrtvnews Pelayanan publik di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau menuai protes kerasdari masyaraka Usman, seorang warga asalKecamatan Biduk-Biduk, meminta kepada Bupati Berau agar memberikansanksi tegas kepada Kepala DLHK, Mustakim, S.E., M.Si., yang dinilai abai terhadap tugasbpelayanannya dikantor.
Kekecewaan ini memuncak lantaran Usman harus menempuh perjalanan jauh dan menumpang menginap di rumah keluarga di Tanjung Redeb hanya untuk mendapatkan tanda tangan administrasi yang mendesak. Namun, hingga saat ini, keberadaan Kepala Dinas tersebut tidak jelas dan sulit ditemui.
“Kami meminta Bupati Berau turun tangan. Tolong kontrol para kepala dinas ini. Kami ini masyarakat yang menggaji kalian, jadi jangan bekerja seenaknya saja meninggalkan kantor tanpa kepastian saat warga butuh,” ujar Usman saat berada di kantor DLHK.
Alasan Dinas Luar Tanpa Transparansi
Saat dikonfirmasi kepada petugas di ruang kantor, pihak dinas berdalih pimpinan sedang melakukan dinas luar kota. Namun, pihak penjaga tidak mampu menunjukkan bukti administrasi berupa Surat Izin atau Surat Perintah Tugas (SPT) kepada media. Hal ini memicu kecurigaan bahwa alasan tersebut hanya digunakan untuk menutupi ketidakhadiran pejabat yang bersangkutan dari kejaran publik.
Masyarakat Kecewa dengan Lemahnya Pengawasan
Meskipun suasana di dalam ruangan terlihat ada aktivitas pegawai, ketiadaan pimpinan di tempat membuat urusan warga dari wilayah pelosok menjadi terhambat. Usman menilai, jika Bupati Berau tidak melakukan evaluasi dan memberikan sanksi, maka citra pelayanan publik di Kabupaten Berau akan terus memburuk karena pejabat merasa tidak ada kontrol yang kuat atas kehadiran mereka di kantor.
borneosinsrtvnews Editor.adam Penulis hrs)











