MARANG KAYU – BORNEOSINARTVNEWS Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti RT 01 Desa Santan Ulu, Kecamatan Marang Kayu, saat digelarnya ritual adat budaya Belian (Bekenjong) dalam bingkai Adat Santan Bahari pada tanggal 6-7 Januari 2026. Rabu (07/01/2026)
Acara yang merupakan warisan turun-temurun ini dihadiri langsung oleh Camat Marang Kayu, Bapak H. AR. Ambo Dalle, S.Sos., M.H. Kehadiran beliau disambut hangat oleh para tokoh adat, ketua adat, serta seluruh elemen masyarakat yang telah bersiap menyelenggarakan prosesi adat tersebut.
Kegembiraan dan Dukungan Pemerintah
Dalam sesi wawancara eksklusif bersama Media Borneo dan Sinar TV di lokasi acara, Bapak H. AR. Ambo Dalle tampak sangat gembira dan antusias. Beliau memberikan apresiasi yang luar biasa kepada panitia dan para tetua adat atas suksesnya acara ini.
“Saya merasa sangat bangga dan gembira hari ini. Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, dan ketua adat yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini berjalan dengan sangat lancar,” ujar beliau dengan penuh semangat di hadapan awak media.
Beliau juga menekankan bahwa kegiatan seperti Belian Bekenjong adalah jati diri masyarakat Santan yang harus terus dijaga agar tidak hilang ditelan zaman. Menurutnya, kelancaran acara ini membuktikan bahwa semangat gotong royong di Desa Santan Ulu masih sangat kental.
Sinergi Budaya dan Perusahaan
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti PT Tambang Damai dan PT Santan Batubara, yang menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pelestarian budaya dan lingkungan sekitar.
Melalui liputan Media Borneo dan Sinar TV, Bapak Camat berharap agar kekayaan budaya Marang Kayu ini semakin dikenal luas, tidak hanya di wilayah Kalimantan Timur tetapi juga secara nasional, sebagai salah satu aset wisata budaya yang berharga.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk persatuan antara pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan lembaga adat setempat.
Camat Marang Kayu, Bpk. H. AR. Ambo Dalle, S.Sos., M.H., mengungkapkan rasa gembira saat menghadiri ritual adat Belian Bekenjong di Desa Santan Ulu (RT 01).
Dalam wawancaranya dengan Media Borneo & Sinar TV, beliau mengapresiasi kekompakan para Tokoh Adat dan warga dalam menjaga tradisi Santan Bahari. “Acara berjalan lancar dan ini bukti kuatnya gotong royong kita!” tuturnya.
Mari kita jaga terus warisan budaya leluhur kita (Ardian)











