Menu

Mode Gelap
BONGKAR! Kios Hapis di Berau Disorot, Dugaan Penimbunan Solar Ilegal Saat Minyak Langka Soroti Aktivitas LCT 08, Pengawasan Bongkar Muat Minyak di Berau Diperketat Dihantui Mangkrak 7 Tahun, Proyek Jembatan Rp37 Miliar di Berau Belum Bisa Dipakai Konvoi Pendukung Nomor 1 Meriahkan Kampanye Pilkades Karang Satria Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau

Nasional · 29 Mar 2026 14:33 WITA ·

Lumpuh Terbayar Tuntas, Akses Kembali Lancar


 Lumpuh Terbayar Tuntas, Akses Kembali Lancar Perbesar

TANAH BUMBU-BORNEOSINARTVNEWS Perjuangan warga dan petugas di jalur alternatif Kandangan – Batulicin akhirnya membuahkan hasil.

Arus lalu lintas di jalur yang menghubungkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Tanah Bumbu, tepatnya di titik KM 66 Desa Gunung Raya, kini dilaporkan telah kembali normal dan lancar pada Minggu (29/03/2026).

Sebelumnya, akses di kawasan pegunungan ini sempat lumpuh total akibat material tanah longsor yang menutupi seluruh badan jalan.

Berdasarkan pantauan lapangan, tumpukan tanah merah dan dahan pohon sempat menghentikan mobilitas warga, namun kini situasi telah terkendali setelah dilakukan evakuasi intensif.

Proses Evakuasi dan Pembersihan

Pemerintah daerah melalui instansi terkait segera merespons kondisi darurat ini dengan mengerahkan unit alat berat (eksavator) ke lokasi kejadian.

Petugas di lapangan bekerja keras menyingkirkan material longsor yang sempat menutup aspal, guna memastikan jalur vital bagi distribusi logistik dan mobilitas masyarakat ini bisa segera dibuka kembali.

Hingga berita ini diturunkan, kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas dengan normal.

Namun, pengendara diingatkan bahwa sisa-sisa tanah yang masih menempel di permukaan jalan dapat membuat kondisi aspal cenderung licin, sehingga diperlukan konsentrasi tinggi saat melintas.

Imbauan Keselamatan bagi Pelintas

Meskipun akses telah terbuka, pihak berwenang memberikan peringatan keras kepada seluruh pengendara untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur Pegunungan Meratus.

Mengingat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, risiko terjadinya longsor susulan tetap mengintai di titik-titik rawan, khususnya di sepanjang KM 64 hingga KM 80.

Poin penting bagi para pengendara:

Waspada Cuaca: Perhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat dan sebisa mungkin hindari perjalanan malam hari jika terjadi hujan deras.

Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama pada sistem pengereman untuk menghadapi medan pegunungan.

Atur Kecepatan: Kurangi kecepatan di area tikungan tajam dan tanjakan curam yang mungkin masih menyisakan material tanah.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau titik-titik rawan longsor guna memastikan keamanan dan kenyamanan setiap pelintas yang melewati jalur vital ini.

Penulis:

Editor:(Gunawan)

Sumber: Dokumentasi Lapangan Desa Gunung Raya / Borneosinartv

Artikel ini telah dibaca 1,082 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemdes Santan Ulu Gelar Musrenbangdesa RKPDes dan RKPD 2027

20 Agustus 2026 - 13:39 WITA

Kasus Andreas Pujiono Naik Penyidikan, Pengamat Puji Polres Madiun

20 Agustus 2026 - 03:28 WITA

Arda Fitriana Latih Ibu Rumah Tangga Bisnis dari Rumah

19 Agustus 2026 - 11:32 WITA

Modus Baru Peredaran Rokok Ilegal, Truk Muatan Garam Diduga Jadi Kamuflase

18 Agustus 2026 - 18:22 WITA

Investasi China 3.000 Hektare di Bangkalan Dikritik, KAKI Jatim: Jangan Korbankan Lahan Rakyat!

14 Agustus 2026 - 09:17 WITA

Hari Gajah Sedunia 2026: Difpala, LINKSOS, dan Geopix Gelar Pentas Seni Inklusif

10 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Trending di Nasional