Menu

Mode Gelap
Panen Jagung Kuartal III di Kecamatan Balongbendo Ciomy Konsisten Dukung Dakwah, Hadir dalam Dakwahthon Season 2 untuk Palestina LSM LIRA Sidoarjo Bagikan BBM Gratis untuk Ratusan Ojol Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search Lupakan Arabika dan Robusta! Kopi Liberika Sembakungan Siap Jadi Identitas Baru Berau!

Samarinda · 23 Jan 2026 17:34 WITA ·

Truk Trailer Muatan Berlebih Melintang di Santan Ulu, Jalur Samarinda-Bontang Lumpuh Total


 Truk Trailer Muatan Berlebih Melintang di Santan Ulu, Jalur Samarinda-Bontang Lumpuh Total Perbesar

Truk Trailer Muatan Berlebih Melintang di Santan Ulu, Jalur Samarinda-Bontang Lumpuh Total

​SANTAN ULU –BORNEOSINARTVNEWS Arus lalu lintas di jalur poros Samarinda-Bontang, tepatnya di wilayah Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, mengalami lumpuh total pada hari ini, Jumat, 23 Januari 2026. Sebuah truk trailer pengangkut alat berat dilaporkan melintang di tengah jalan, menutup akses utama kendaraan dari kedua araharah Kronologi Kejadian.

​Insiden ini terjadi tepat di titik Kilometer 23. Truk trailer tersebut diketahui sedang mengangkut muatan ganda yang sangat berat, yakni satu unit ekskavator Komatsu dan satu unit buldoser.

​Diduga karena beban yang melebihi kapasitas mesin (overload), truk tersebut gagal menanjak saat melewati medan di Santan Ulu. Akibatnya, kendaraan kehilangan tenaga dan berakhir dalam posisi melintang (blocking) di tengah jalan, sehingga tidak menyisakan ruang bagi kendaraan lain untuk melintasmelintas Dampak Lalu Lintas.

​Kemacetan parah terjadi seketika. Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan, mulai dari mobil pribadi hingga angkutan logistik, mengular hingga kurang lebih 1 kilometer di kedua sisi jalan. Banyak pengendara yang terpaksa menghentikan perjalanan mereka selama berjam-jam.

​Suara Warga: “Jangan Dibiarkan Begitu Saja”

​Tim Neo Borneo Sinar TV yang berada di lokasi kejadian mewawancarai sejumlah pengendara yang terjebak macet. Salah satunya adalah Subi, seorang warga sekaligus pengendara yang perjalanannya terhambat total.

​Dengan nada tegas, Subi menyampaikan tuntutannya kepada pihak berwenang. “Kami meminta kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas kepada pengangkut alat berat seperti ini. Jangan dibiarkan begitu saja,” ujarnya di lokasi kejadian.

​Menurut Subi, kejadian ini sangat merugikan masyarakat luas dan seharusnya bisa dicegah jika ada pengawasan ketat terhadap tonase muatan dan kewajiban pengawalan bagi kendaraan alat berat Kondisi Terkini.

​Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus diupayakan agar jalur utama ini bisa kembali dibuka. Masyarakat berharap ada sanksi nyata bagi perusahaan pemilik angkutan agar insiden yang menutup akses publik ini tidak terus berulang di kemudian hari.(ARDIAN

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

GERAKAN 214: Ribuan Massa Kepung Kantor DPRD dan Gubernur Kaltim, Tuntut Akhiri Dinasti Politik

21 April 2026 - 15:39 WITA

Pangkalan Diduga PT Indo Bahari Sukses Jadi “Markas” BBM Ilegal, Truk PT Cahayatama Andalan Transport Terendus di Lokasi

21 April 2026 - 11:25 WITA

Investigasi: Dugaan Praktik Niaga BBM Ilegal di Perairan Loa Bakung, Pihak Perusahaan Bungkam Saat Dimintai Konfirmasi

18 April 2026 - 16:29 WITA

Laka Lantas di Jalan M. Yamin Samarinda: Tiga Korban Termasuk Wanita Hamil Dievakuasi ke RS

29 Maret 2026 - 23:16 WITA

Optimalkan Pelayanan Publik, Bupati Mahakam Ulu Lantik Sejumlah Pejabat Administrator

5 Maret 2026 - 22:42 WITA

BPK Kaltim Dinilai “Masuk Angin”: Audit Jembatan Sungai Nibung Terbentur Tembok Birokrasi dan Janji Manis

17 Januari 2026 - 14:49 WITA

Trending di Samarinda