Menu

Mode Gelap
Kediaman Anggota DPRD Kaltara Alimuddin di Sekatak Dilalap Si Jago Merah Rumah Anggota DPRD Provinsi Kaltara Alimuddin di Sekatak Terbakar, Redaksi Masih Himpun Informasi Pasti Penyebab Kejadian Melalui Kuasa Hukumnya Penny Isdhan Tommy, SH, PT TRH Berikan Klarifikasi Terkait Aktivitas Angkutan Log Kayu di Tabalar Lintasi Jalan Umum, Truk Bermuatan Log Kayu Besar Diduga Milik PT TRH Dikeluhkan Warga Sidang Sengketa Lahan PT KAJ: Saksi Tergugat Diduga Salah Alamat Objek Sengketa

Bulungan · 24 Jan 2026 10:29 WITA ·

Tenaga Non ASN Dirumahkan, Tanggung Jawab Pemprov Kalimantan Utara Dipertanyakan


 Tenaga Non ASN Dirumahkan, Tanggung Jawab Pemprov Kalimantan Utara Dipertanyakan Perbesar

Tenaga Non ASN Dirumahkan, Tanggung Jawab Pemprov Kalimantan Utara Dipertanyakan

TANJUNG SELOR – BORNEOSINARTVNEWS | Sabtu (24/01/2026)

Nasib ratusan tenaga non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kini berada dalam ketidakpastian. Hingga akhir Januari 2026, belum ada kejelasan kebijakan dari pemerintah provinsi terkait status dan keberlanjutan pekerjaan para tenaga honorer yang dirumahkan.

Para tenaga Non ASN tersebut mengaku tidak lagi diperbolehkan bekerja sambil menunggu kejelasan regulasi, namun ironisnya, di sejumlah instansi lain di wilayah Kalimantan Utara, tenaga Non ASN justru masih tetap aktif bekerja seperti biasa.

Menurut sumber internal yang enggan disebutkan namanya, alasan dirumahkannya tenaga Non ASN berkaitan dengan kebijakan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan skema PPPK paruh waktu. Namun kebijakan tersebut justru menimbulkan persoalan baru.

Sebagian besar tenaga Non ASN diketahui telah mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sehingga secara aturan tidak dapat kembali mendaftar sebagai PPPK maupun PPPK paruh waktu.

Kondisi ini membuat mereka terjebak dalam ketidakpastian tanpa status kerja, tanpa penghasilan, dan tanpa kepastian masa depan.

“Di satu sisi kami diminta patuh aturan, tapi di sisi lain kami tidak diberi solusi. Kami ini anak bangsa, sudah mengabdi bertahun-tahun, tapi sekarang seolah dilepas begitu saja,” ujar salah satu tenaga Non ASN.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam melindungi hak dan masa depan tenaga kerja yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengenai solusi konkret bagi tenaga Non ASN yang dirumahkan.

Para tenaga honorer berharap pemerintah segera mengambil langkah bijak dan adil agar tidak ada lagi anak bangsa yang menjadi korban kebijakan tanpa kejelasan.

Borneo Sinar TV akan terus memantau dan mengawal perkembangan persoalan ini.

Editor: Boni

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pusat Pemerintahan Membara: Penyebab Kebakaran Hebat di Kantor Bupati Bulungan Masih Jadi Misteri

21 Mei 2026 - 07:46 WITA

Jalan Poros Tanjung Selor-Malinau Berlumpur, Pengendara Roda Dua Terancam Celaka

17 Mei 2026 - 15:48 WITA

PLN Kerahkan Personel Gabungan Tangani Gangguan Listrik di Tanjung Selor dan Sekitarnya

16 Mei 2026 - 20:48 WITA

Biadab! Petani di Bulungan Dikeroyok Oknum Pengurus Koperasi, Wajah Korban Luka Berlubang

11 Mei 2026 - 19:46 WITA

Harga Elpiji 5,5 Kilogram di Tanjung Selor Tembus Rp160 Ribu, Warga Curiga Ada Permainan Distribusi

10 Mei 2026 - 10:09 WITA

Konsolidasi Sengkawit Menguat, Buruh Kaltara Satu Komando Suarakan Aspirasi di Cafeteria

30 April 2026 - 23:47 WITA

Trending di Bulungan