Menu

Mode Gelap
Kediaman Anggota DPRD Kaltara Alimuddin di Sekatak Dilalap Si Jago Merah Rumah Anggota DPRD Provinsi Kaltara Alimuddin di Sekatak Terbakar, Redaksi Masih Himpun Informasi Pasti Penyebab Kejadian Melalui Kuasa Hukumnya Penny Isdhan Tommy, SH, PT TRH Berikan Klarifikasi Terkait Aktivitas Angkutan Log Kayu di Tabalar Lintasi Jalan Umum, Truk Bermuatan Log Kayu Besar Diduga Milik PT TRH Dikeluhkan Warga Sidang Sengketa Lahan PT KAJ: Saksi Tergugat Diduga Salah Alamat Objek Sengketa

Bulungan · 4 Feb 2026 20:14 WITA ·

Tiga Karyawan PT MCC6 Kontraktor PT KIPI Di-PHK, Pekerja Klaim Sakit Tanpa Jaminan BPJS


 Tiga Karyawan PT MCC6 Kontraktor PT KIPI Di-PHK, Pekerja Klaim Sakit Tanpa Jaminan BPJS Perbesar

BULUNGAN, KALTARA-borneosinartvnewaTiga orang karyawan PT MCC6, kontraktor yang bekerja di lingkungan PT KIPI, mengaku mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak oleh pihak perusahaan Rabu (04/02/2026) .

Manajemen perusahaan menyebutkan alasan PHK karena para karyawan tidak masuk kerja, namun klaim tersebut dibantah oleh pihak pekerja.

Menurut keterangan para karyawan, ketidakhadiran mereka di tempat kerja disebabkan oleh kondisi sakit, namun mereka menyayangkan karena selama bekerja tidak pernah diberikan jaminan kesehatan, baik BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan.Kami sakit, tapi justru di-PHK.

Selama bekerja kami tidak pernah didaftarkan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan,” ujar salah satu karyawan kepada wartawan.

Selain di-PHK, para karyawan juga mengaku mengalami pemotongan gaji oleh manajemen.

Alasan pemotongan tersebut disebutkan sebagai biaya ongkos keberangkatan dari Sulawesi menuju lokasi kerja perusahaan.

“Gaji kami dipotong dengan alasan ongkos berangkat dari Sulawesi ke lokasi perusahaan. Padahal itu tidak pernah kami sepakati secara tertulis,” ungkap karyawan lainnya.

Para pekerja juga menyampaikan bahwa mereka mengalami kesulitan berkomunikasi dengan pihak manajemen PT MCC6. Menurut keterangan karyawan, seluruh posisi manajemen PT MCC6 diisi oleh tenaga kerja asing asal Tiongkok (Cina) yang tidak dapat berbahasa Indonesia, sehingga menyulitkan proses komunikasi, klarifikasi, serta penyampaian keluhan terkait hak-hak ketenagakerjaan.

“Manajemen semuanya orang Cina dan tidak bisa berbahasa Indonesia, jadi kami sangat sulit menyampaikan keluhan atau menjelaskan kondisi kami,” kata salah satu karyawan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, juru bicara PT MCC menyatakan tidak mengetahui adanya pemutusan hubungan kerja terhadap tiga karyawan tersebut.

“Kami tidak mengetahui adanya PHK tersebut,” ujar jubir PT MCC singkat.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi tertulis dari manajemen PT MCC6 terkait dasar hukum PHK, pemotongan gaji, penggunaan tenaga kerja asing pada posisi manajemen, maupun kewajiban perusahaan dalam memberikan jaminan sosial kepada karyawan.

Kasus ini berpotensi menimbulkan persoalan ketenagakerjaan, khususnya terkait PHK karena sakit, pemotongan upah, kewajiban pemberian BPJS, serta penggunaan tenaga kerja asing pada jabatan manajemen, yang diatur dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di Indonesia.

Borneo Sinar TV akan terus berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak terkait, termasuk manajemen PT MCC6, PT KIPI, serta instansi ketenagakerjaan setempat. (Editor (Bomi/red)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pusat Pemerintahan Membara: Penyebab Kebakaran Hebat di Kantor Bupati Bulungan Masih Jadi Misteri

21 Mei 2026 - 07:46 WITA

Jalan Poros Tanjung Selor-Malinau Berlumpur, Pengendara Roda Dua Terancam Celaka

17 Mei 2026 - 15:48 WITA

PLN Kerahkan Personel Gabungan Tangani Gangguan Listrik di Tanjung Selor dan Sekitarnya

16 Mei 2026 - 20:48 WITA

Biadab! Petani di Bulungan Dikeroyok Oknum Pengurus Koperasi, Wajah Korban Luka Berlubang

11 Mei 2026 - 19:46 WITA

Harga Elpiji 5,5 Kilogram di Tanjung Selor Tembus Rp160 Ribu, Warga Curiga Ada Permainan Distribusi

10 Mei 2026 - 10:09 WITA

Konsolidasi Sengkawit Menguat, Buruh Kaltara Satu Komando Suarakan Aspirasi di Cafeteria

30 April 2026 - 23:47 WITA

Trending di Bulungan