BERAU, KALTIM – borneosinartv- Sebuah video amatir yang direkam oleh warga pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 01.19 WITA, memperlihatkan aktivitas karaoke dengan volume tinggi di salah satu rumah warga di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan. Aktivitas ini dilaporkan terus berlangsung hingga menjelangwaktusahur, sekitar pukul 03.00 WITA
Dalam video berdurasi singkat tersebut, terdengar jelas dentuman musik karaoke yang memecah keheningan malam di pemukiman warga. Ironisnya, warga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diduga melibatkan oknum aparat desa, termasuk Kepala Desa dan Ketua RT setempat.
“Ini sudah lewat tengah malam, tapi suara musik masih sangat keras. Kami tidak bisa tidur nyenyak, padahal sebentar lagi harus bangun sahur untuk berpuasa,” keluh salah seorang warga yang merasa sangat terganggu dengan situasi ini.
Ketidaknyamanan warga ini bukan tanpa alasan. Di tengah bulan suci Ramadhan, masyarakat mengharapkan suasana yang tenang untuk beribadah dan beristirahat. Namun, perilaku yang ditunjukkan oleh oknum aparat desa tersebut dinilai tidak memberikan contoh yang baik dan justru mengganggu ketertiban umum.
Warga kini mendesak pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMPK) serta Bupati Berau untuk segera mengambil tindakan tegas. Mereka berharap ada sanksi atau teguran bagi oknum yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan Ramadhan.
Hingga saat ini, warga masih menunggu respon resmi dari pihak terkait mengenai gangguan ketertiban yang terjadi di wilayah mereka. Tim borneosinartv (**)











