SURABAYA – borneosinartvnews.com Aliansi Madura Indonesia (AMI) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap program revitalisasi sekolah di wilayah Madura yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan sektor pendidikan di daerah tersebut.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan telah mengalokasikan anggaran mencapai puluhan miliar rupiah. Dana tersebut difokuskan untuk melakukan revitalisasi terhadap puluhan sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB yang tersebar di empat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Komitmen untuk Kualitas Pendidikan
Ketua Umum Aliansi Madura Indonesia, Baihaki Akbar, menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah provinsi dalam memperkuat kualitas pendidikan di Madura yang selama ini membutuhkan perhatian lebih.
“Program revitalisasi sekolah di Madura ini adalah langkah yang sangat positif. Kami dari AMI mendukung penuh kebijakan ini karena pendidikan adalah kunci utama meningkatkan kualitas generasi muda Madura,” ujar Baihaki Akbar dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).
Apresiasi terhadap Kinerja Disdik Jatim
Selain memberikan dukungan pada programnya, AMI juga memberikan apresiasi khusus terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai. Menurut AMI, Aries dinilai menunjukkan keseriusan dalam mendorong percepatan pembangunan sektor pendidikan, khususnya di wilayah Madura.
AMI menilai berbagai program yang digulirkan oleh Dinas Pendidikan Jatim tidak hanya terbatas pada pembangunan infrastruktur fisik sekolah, tetapi juga menyentuh aspek penting lainnya, seperti peningkatan kualitas pembelajaran serta pemerataan akses pendidikan.
“AMI mengapresiasi kinerja Kadis Pendidikan Jatim yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Timur, termasuk di Madura. Revitalisasi sekolah ini tentu akan memberikan dampak besar bagi kenyamanan belajar siswa serta peningkatan kualitas pendidikan,” tambah Baihaki.
Harapan untuk Masa Depan
Dalam menyikapi keberlanjutan program ini, AMI berharap pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran. Hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas lulusan sekolah di Madura sekaligus membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Lebih jauh, organisasi ini juga mendorong agar upaya peningkatan kualitas pendidikan di Madura dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pembangunan sarana prasarana, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, maupun penguatan program pendidikan berbasis kompetensi.
“Jika pendidikan di Madura terus diperkuat, maka ke depan kita akan melihat lahirnya generasi Madura yang lebih unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi besar bagi pembangunan daerah maupun nasional,” pungkas Baihaki.
Redaksi tim borneosinartvnews
(Kukuh setya)











