Menu

Mode Gelap
Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk “Diduga Mangkrak”: Selesai di Atas Kertas, Gagal di Lapangan Tolak Pasien Gawat Darurat, Rumah Sakit Terancam Pidana Penjara hingga 10 Tahun Aek Natas Dijarah, Munte Bebas Beroperasi: Di Mana Nyali Aparat Penegak Hukum? Warga Pati Ditemukan Meninggal di Teras Rumah Warga Blingoh Jepara, Polisi Pastikan Tidak Ada Kekerasan Kejari Tanjung Perak ‘Masuk Angin’, AMI Bawa Kasus Dana Reses ke Kejagung

Balikpapan · 18 Apr 2026 09:55 WITA ·

Irjen Pol Endar Priantoro: Polisi Bukan Penghalang, Kami Penjaga Ruang Demokrasi di Kaltim


 Irjen Pol Endar Priantoro: Polisi Bukan Penghalang, Kami Penjaga Ruang Demokrasi di Kaltim Perbesar

BALIKPAPAN –BORNEO SINARTVNEWS Ribuan personel gabungan dipastikan akan berdiri sebagai penjaga ruang demokrasi dalam mengawal rencana aksi unjuk rasa warga Kalimantan Timur yang dijadwalkan pada 21 April 2026 mendatang.

​Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, memaparkan bahwa sebanyak 1.900 personel dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya akan dikerahkan untuk menjaga titik-titik utama aksi, yakni Kantor DPRD Provinsi Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

​Paradigma Baru: Pendekatan Humanis

​Dalam keterangannya, lulusan Akpol 1994 ini menegaskan perubahan paradigma kepolisian dalam menangani massa. Menurutnya, aparat tidak lagi hadir sebagai pihak yang berseberangan dengan masyarakat.

​”Unjuk rasa adalah hak demokrasi masyarakat. Kami wajib menjaga dan mengawal pelaksanaannya. Paradigma yang kami gunakan sekarang adalah pendekatan humanis, bukan pola lama,” tegas Irjen Pol Endar, Jumat (17/4/2026).

​Waspadai Provokasi dan Patroli Siber

​Meski mengedepankan sisi humanis, Kapolda tetap mengingatkan peserta aksi untuk waspada terhadap oknum yang berniat memancing kericuhan. Selain pengamanan di lapangan, Polda Kaltim juga mengaktifkan patroli siber untuk memantau arus informasi di media sosial guna mencegah penyebaran hoaks.

​”Silakan sampaikan aspirasi secara baik, tertib, dan damai. Jangan mudah terpancing provokasi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk cermat menyaring informasi yang belum terverifikasi di ruang digital,” tambahnya.

​Latar Belakang Gerakan

​Aksi yang dimotori oleh Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim ini rencananya melibatkan 44 organisasi lintas sektor. Gerakan ini dipicu oleh sejumlah isu krusial, di antaranya:

​Kritik terhadap dugaan nepotisme dan politik dinasti.

​Sorotan terhadap gaya hidup mewah pimpinan daerah.

​Lemahnya fungsi pengawasan DPRD Kaltim.

​Hingga saat ini, kondisi keamanan di Kalimantan Timur dilaporkan tetap kondusif. Irjen Pol Endar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan iklim damai yang selama ini menjadi ciri khas Bumi Etam.

Redaksi borneosinartvnews(**)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

PANTAUAN BORNEO SINAR TV KENDARAAN DINAS PEMKAB BERAU DIDUGA ‘ALERGI’ PAJAK, PLAT MATI TIGA TAHUN MASIH MELINTAS

7 Januari 2026 - 12:18 WITA

Trending di Balikpapan