Menu

Mode Gelap
Penjualan Rokok Ilegal di Toko DS Bengalon Marak, Warga Desak Penindakan Hukum Dugaan Pungli SAMSAT & SATPAS Probolinggo: Oknum Polisi Setor Ratusan Juta Per Minggu BPW PERADIN Jatim 2026–2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Profesionalisme Advokat Polda Banten Raih Samkarya Nugraha Sakanti, Arnol Sinaga: Sangat Layak Sertifikat 1992 Diberi Negara, Kenapa Hak Warga Sido Bangen Dirampas?

Nasional · 8 Jan 2026 23:36 WITA ·

Pembangunan Siring Laut Diduga Abal-abal Picu Banjir di Terusan Tengah


 Pembangunan Siring Laut Diduga Abal-abal Picu Banjir di Terusan Tengah Perbesar

Pembangunan Siring Laut Diduga Abal-abal Picu Banjir di Terusan Tengah

KOTA BARU:KALIMANTAN SELATAN BORNEOSINARTVNEWS Jumat 08Januari 2026 —

Banjir kembali melanda Kampung Terusan Tengah, Desa Tanjung Kunyit, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kota Baru. Warga menilai banjir tersebut dipicu oleh pembangunan siring laut yang diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai perencanaan.

Pembangunan siring laut tersebut diduga berada di bawah tanggung jawab Kepala Desa Tanjung Kunyit, yang kini telah dilaporkan oleh perwakilan masyarakat terkait dugaan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Sejak siring laut dibangun, air laut dengan mudah meluap ke permukiman warga saat pasang tinggi.

Kondisi ini diperparah oleh kualitas bangunan yang dinilai rendah dan tidak mampu menahan tekanan air laut, sehingga fungsi utama siring laut sebagai pelindung kawasan pesisir tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kekhawatiran warga semakin meningkat menyusul himbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang meminta masyarakat pesisir, termasuk warga Terusan Tengah dan sekitarnya, untuk meningkatkan kewaspadaan.

BMKG memprediksi pada awal tahun 2026 ketinggian air pasang berkisar antara 2,6 meter hingga 3,1 meter di atas permukaan laut, yang berpotensi menimbulkan banjir rob lebih luas.

“Kalau siring lautnya kuat dan sesuai RAB, mungkin dampaknya tidak separah ini. Sekarang air pasang sedikit saja sudah masuk ke rumah warga,” keluh salah satu warga Terusan Tengah.

Masyarakat juga menyayangkan laporan dugaan penyimpangan pembangunan siring laut yang telah hampir satu tahun dilayangkan ke Kejaksaan Negeri Kota Baru, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut maupun kejelasan penanganan terhadap laporan tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum segera memproses laporan tersebut secara transparan dan objektif. Selain itu, masyarakat mendesak adanya evaluasi serta perbaikan serius terhadap siring laut demi keselamatan warga pesisir, mengingat ancaman banjir rob diperkirakan masih akan terus terjadi.

Sumber: Warga Terusan Tengah

Editor : Boni

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penjualan Rokok Ilegal di Toko DS Bengalon Marak, Warga Desak Penindakan Hukum

4 Agustus 2026 - 21:24 WITA

Dugaan Pungli SAMSAT & SATPAS Probolinggo: Oknum Polisi Setor Ratusan Juta Per Minggu

2 Agustus 2026 - 12:29 WITA

Polda Banten Raih Samkarya Nugraha Sakanti, Arnol Sinaga: Sangat Layak

1 Agustus 2026 - 08:46 WITA

Kasus Hibah Jatim, KAKI Desak KPK Tahan Anwar Sadad

31 Juli 2026 - 14:04 WITA

Didi Sungkono Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pungli BPKB Senilai Miliaran Rupiah di SAMSAT

31 Juli 2026 - 13:28 WITA

Dugaan Pungli Miliaran Rupiah di Samsat Malang, Tiga Oknum Polisi Dilaporkan ke Polda Jatim

31 Juli 2026 - 13:06 WITA

Trending di Nasional