MALINAU-KALIMANTAN UTARA-BORNEOSINARTVNEWS sebuah video yang diduga memperlihatkan oknum anggota dewan perwakilan rakyat daerah (dprd) kabupaten malinau berinisial n sedang berpesta di sebuah kafe di berau, kini memicu kontroversi luas di tengah masyarakat. menanggapi hal tersebut, redaksi borneo sinar tv telah melakukan upaya konfirmasi langsung guna memenuhi hak jawab yang bersangkutan.
pengakuan dan pembelaan diri
dalam sambungan telepon, bapak n mengakui bahwa sosok dalam video tersebut adalah dirinya. namun, ia memberikan pembelaan bahwa rekaman itu diambil saat dirinya sedang berlibur bersama keluarga pada momen lebaran, sebelum ia resmi dilantik sebagai anggota dewan. ia mengklaim bahwa narasi yang beredar saat ini tidak sesuai dengan fakta waktu kejadian.
nada ancaman terhadap jurnalis
sangat disayangkan, dalam proses konfirmasi tersebut, bapak n justru memberikan respons yang emosional dan cenderung konfrontatif. alih-alih memberikan penjelasan yang bijak sebagai pejabat publik, ia justru melontarkan kata-kata bernada ancaman terhadap tim media.
ia menyatakan ketidaksenangannya atas upaya konfirmasi tersebut dan mengancam akan menempuh jalur hukum serta mendatangi pihak-pihak yang dianggap menyudutkan dirinya. sikap arogan ini dinilai banyak pihak sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan dalam berkomunikasi dan menghargai fungsi pers sebagai kontrol sosial.
komitmen pemberitaan borneo sinar tv
pimpinan umum borneo sinar tv, bapak haris, menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menayangkan informasi ini berdasarkan data dan fakta yang telah dihimpun. upaya konfirmasi yang dilakukan sebelumnya adalah bentuk kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik agar pemberitaan tetap berimbang (cover both sides).
masyarakat kini menantikan langkah tegas dari badan kehormatan (bk) dprd kabupaten malinau untuk mengevaluasi perilaku oknum tersebut, baik terkait video yang beredar maupun sikap arogansi yang ditunjukkan saat menghadapi awak media.
Redaksi borneo sinartvnews (**)











