Menu

Mode Gelap
Tim gabungan bergerak cepat padamkan karhutla di poros Jalan Labanan Berau Mobil KT 1380 GI Bebas Angkut Jerigen BBM, Warga Talisayan Berau Resah! Festival Rindu Dumaring ke-2 Resmi Ditutup Gudang PT Wings Surya Driyorejo Terbakar, Api Padam dalam 4 Jam Penutupan Festival Rindu Dumaring ” Menyulam Rindu Menyemai Warisan “.

Hukrim · 25 Mar 2026 13:48 WITA ·

Tragedi Berdarah di Sungai Pinang: Istri Tewas di Tangan Suami dan Ibu Angkat, Motif Dendam Diduga Jadi Pemicu


 Tragedi Berdarah di Sungai Pinang: Istri Tewas di Tangan Suami dan Ibu Angkat, Motif Dendam Diduga Jadi Pemicu Perbesar

SAMARINDA-BORNEOSINARTVNEWS Jagat media sosial dihebohkan dengan pengungkapan kasus pembunuhan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial S (35). Ironisnya, pelaku utama dalam aksi keji ini adalah orang terdekat korban, yakni suaminya sendiri, W (53), dan ibu mertua angkatnya, R (56).

​Kasus ini kini tengah ditangani secara intensif oleh jajaran Polsek Sungai Pinang, Samarinda. Kedua pelaku telah diamankan dan tampak mengenakan rompi tahanan oranye saat menjalani pemeriksaan.

​Motif Sakit Hati dan Tuduhan Perselingkuhan

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, tragedi ini bermula dari konflik internal keluarga yang memuncak. Motif sementara yang mencuat adalah rasa dendam dan sakit hati yang mendalam dari kedua pelaku terhadap korban.

​Kabarnya, korban (S) sempat melayangkan tuduhan bahwa suaminya (W) memiliki hubungan terlarang dengan ibu angkatnya sendiri (R). Tuduhan perselingkuhan ini diduga membuat kedua pelaku kalap hingga nekat menghabisi nyawa korban dengan cara yang sangat tidak manusiawi.

​Kronologi dan Kondisi Korban

​Kejadian yang berlangsung di momen yang seharusnya penuh maaf, yakni sekitar hari raya Idulfitri, justru berubah menjadi petaka. Korban dilaporkan tewas mengenaskan. Yang lebih memprihatinkan, muncul narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa jenazah korban ditemukan dalam kondisi tidak utuh, yang menambah kesan sadis dalam aksi tersebut.

​Selain tindakan kekerasan, para pelaku juga sempat membawa kabur sejumlah barang milik korban, di antaranya:

​Satu unit sepeda motor.

​Telepon genggam (HP).

​Sejumlah uang tunai.

​Spekulasi Publik di Media Sosial

​Kasus ini langsung menjadi buah bibir netizen setelah akun bernama Rie Yantie mengunggah detail kejadian tersebut. Banyak warga net yang merasa janggal dengan motif “sekadar sakit hati karena dituduh”.

​”Terasa janggal… lagi pula harta yang diambil pelaku cuma motor, sedikit uang, dan HP. Jumlahnya tidak seberapa untuk dikuasai,” tulis salah satu komentar netizen yang meragukan jika motif utamanya hanyalah perampokan atau sekadar sakit hati biasa. Banyak yang menduga ada rahasia lebih besar yang berusaha ditutupi oleh kedua pelaku.

​Proses Hukum Berjalan

​Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah pembunuhan ini telah direncanakan sebelumnya (pembunuhan berencana). Jika terbukti, kedua pelaku terancam hukuman berat sesuai Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

​Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib sembari menunggu rilis resmi lebih lanjut dari Polresta Samarinda.

​Penulis: Tim Redaksi

Editor:borneosinartvnews(**)

Artikel ini telah dibaca 220 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kebal Hukum! Meski Telan Korban Jiwa, Tambang Wasirawi Diduga Masih Dijaga Oknum Aparat Berpangkat Tinggi

11 Mei 2026 - 00:54 WITA

Kades Silfanuddin Perketatat Tata Kelola Keuangan Desa

3 Mei 2026 - 05:03 WITA

Tak Bisa Mengelak! Bukti Pinjaman Rp1 Miliar dan Tanda Tangan Camat Jadi ‘Peluru Panas’ Warga Hantam PT KAJ

3 Mei 2026 - 00:51 WITA

Aek Natas Dijarah, Munte Bebas Beroperasi: Di Mana Nyali Aparat Penegak Hukum?

19 April 2026 - 11:26 WITA

Tanjung Batu Memanas! PT. KCW Layangkan Somasi Keras, Pihak Pengklaim Lahan 634 Hektar

6 April 2026 - 20:19 WITA

Nyawa Melayang Hanya Dihargai 2 Bulan Penjara, PN Surabaya Tuai Kecaman Keras dari AMI

2 April 2026 - 16:14 WITA

Trending di Hukrim