Menu

Mode Gelap
Perkuat Pemahaman Hukum, PT Adhi Karya Gelar Seminar Sosialisasi KUHP Baru bagi Seluruh Karyawan Dua Bulan Beroperasi Tanpa Izin, Dua Tokoh Sesepuh Maluang Kompak Desak Kapolri Tindak Tegas Penyelewengan BBM Subsidi ke Industri Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Jalan Malinau–Krayan, Hasil Masih Dipertanyakan: Agenda Klarifikasi Mendadak Berubah, Publik Kian Curiga Tak Perlu Lewat Calo Lagi! Begini Wajah Baru Layanan Samsat Kabupaten Bekasi Yang Transparan Kegaduhan UU ITE 2024: Antara Jeratan Pidana Video Jusuf Kalla dan Sanksi Administratif Amin Rais

Berau · 6 Apr 2026 12:52 WITA ·

NYAWA JADI TARUHAN! KM Buana Diduga ‘Main Mata’ di Jalur Tikus demi Penumpang Ilegal


 NYAWA JADI TARUHAN! KM Buana Diduga ‘Main Mata’ di Jalur Tikus demi Penumpang Ilegal Perbesar

TANJUNG REDEB, BERAU-BORNEOSINARTVNEWS Praktik kotor pelayaran lintas provinsi kini tengah menjadi sorotan tajam masyarakat. Kapal barang KM Buana, yang diketahui milik seorang pengusaha berinisial P (Pandi), diduga kuat telah menyulap fungsi kapalnya menjadi angkutan manusia ilegal dengan rute Berau (Kaltim) – Tolitoli (Sulteng)

Senin(06/04/2026) .

Aktivitas ini dilaporkan dilakukan melalui “jalur tikus” atau dermaga tidak resmi guna menghindari pantauan petugas otoritas pelabuhan. Tindakan nekat ini dinilai sebagai bentuk pengabaian keselamatan jiwa demi meraup keuntungan materi semata.

Modus Operasi: Menghindari Dermaga Resmi

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, KM Buana sengaja menggunakan titik-titik koordinat yang jauh dari pengawasan untuk menghindari pemeriksaan manifes dan standar kelaikan laut.

Rute Berangkat: Memuat penumpang dari titik tersembunyi di sekitar Pelabuhan Haji Coleng (Berau) menuju Salumbia, Kabupaten Tolitoli (Sulawesi Tengah).

Rute Pulang: Membawa penumpang dari Salumbia kembali masuk ke wilayah Berau melalui jalur tikus yang sama.

Penggunaan kapal barang untuk mengangkut orang lintas pulau merupakan pelanggaran serius terhadap UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. Tanpa adanya peralatan keselamatan seperti life jacket dan sertifikasi kelaiklautan penumpang, pelayaran ini sangat mengancam nyawa, terutama saat cuaca buruk di Selat Makassar.

Keuntungan Fantastis di Tengah Risiko

Bukan sekadar desas-desus, praktik ini diduga telah berlangsung lama karena adanya permintaan tinggi. Namun, biaya yang dipatok sangat mencekik dan tidak sebanding dengan jaminan keselamatan. Rincian tarif yang beredar di masyarakat adalah:

Rp 350.000 per satu orang penumpang.

Rp 500.000 untuk tambahan muatan satu unit sepeda motor.

“Ini keuntungannya sangat besar. Nama kapal KM Buana dan pemiliknya Pak Pandi sudah jadi rahasia umum di tengah masyarakat, namun seolah-olah tidak tersentuh hukum. Kami resah karena ini menyangkut keselamatan orang banyak,” ungkap seorang narasumber warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Desakan kepada Polres Berau dan Otoritas Terkait

Merespons keresahan ini, tokoh masyarakat dan warga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polres Berau dan KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan), untuk segera melakukan penertiban dan tindakan nyata di lapangan.

Masyarakat meminta agar jangan sampai menunggu jatuh korban jiwa di tengah laut sebelum tindakan tegas diambil. Praktik “main mata” di jalur tikus ini harus segera dihentikan demi menjaga marwah hukum dan keselamatan pelayaran di Kalimantan Timur.

Konfirmasi dan Tindak Lanjut

Hingga berita ini diturunkan, tim media terus berupaya melakukan konfirmasi kepada otoritas pelabuhan dan pihak kepolisian mengenai laporan dugaan pelayaran ilegal lintas provinsi oleh KM Buana.

Catatan Redaksi: Bornosinartvnews

Redaksi memberikan ruang bagi pihak pemilik kapal KM Buana maupun otoritas terkait untuk memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi demi keberimbangan informasi sesuai kode etika jurnalistik.(**)

Artikel ini telah dibaca 328 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Dua Bulan Beroperasi Tanpa Izin, Dua Tokoh Sesepuh Maluang Kompak Desak Kapolri Tindak Tegas Penyelewengan BBM Subsidi ke Industri

9 Mei 2026 - 10:51 WITA

Dermaga Sidayang Disorot, Progres Mandek dan Transparansi Anggaran Dipertanyakan

6 Mei 2026 - 14:09 WITA

Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan

3 Mei 2026 - 10:25 WITA

Pendar Cahaya di Tepian Bandara Kalimarau, Destinasi Favorit Warga Habiskan Malam Minggu

2 Mei 2026 - 23:39 WITA

Kadis Pendidikan Berau Bungkam, Borneo Sinar TV Resmi Ungkap Temuan Dana BOS Rp1,6 Miliar

2 Mei 2026 - 22:20 WITA

Irigasi Rp 9,2 Miliar di Kampung Tasuk: Antara Klaim “Selesai 100%” dan Realitas Lapangan yang Mangkrak

28 April 2026 - 16:33 WITA

Trending di Berau