Menu

Mode Gelap
Memahami AEO, GEO, dan LLMO: Tiga Pendekatan Baru di Era AI Search Lupakan Arabika dan Robusta! Kopi Liberika Sembakungan Siap Jadi Identitas Baru Berau! Bhabinkamtibmas Polsek Jabon Turun Ke Lapangan Gelar Kerja Bakti Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso Judi Sabung Ayam di Jember Meresahkan, Polisi Didesak Bertindak

Berau · 3 Mei 2026 10:25 WITA ·

Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan


 Dugaan Praktik Mafia Migas, Warga Ancam Segel SPBU Labanan Perbesar

BERAU-BERAU-KALTIM-BORNEOSINARTVNES  Keresahan masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten Berau memuncak. Warga dari Labanan Jaya, Labanan Makmur, Tumbit, Meraang, SP6, hingga Makarti secara terang-terangan melaporkan dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi di SPBU Labanan yang dinilai telah mencederai hak masyarakat umum.

Minggu, 03 Mei 2026 Laporan yang masuk ke redaksi Borneo Sinar TV mengungkap adanya dugaan praktik “permainan” di balik pintu SPBU. Warga menuduh pihak SPBU sengaja melakukan transaksi BBM jenis Pertalite dan Biosolar di luar jam operasional resmi. Mirisnya, BBM subsidi tersebut diduga tidak dijual untuk kendaraan umum yang mengantre, melainkan dialirkan kepada pelanggan pribadi atau oknum tertentu dengan harga yang telah dikerek naik menjadi Rp10.000 per liter.

Modus Operandi dan Penimbunan**

Sejumlah perwakilan warga menyebut bahwa SPBU tersebut diduga hanya menggunakan status “resmi” sebagai kedok. Pada kenyataannya, fasilitas tersebut disinyalir berfungsi sebagai tempat penimbunan BBM subsidi untuk menyuplai kelompok yang mereka sebut sebagai “Mafia Migas”

Masyarakat juga menyoroti adanya upaya penghilangan jejak digital di lokasi. “Kami minta pihak berwenang mengecek rekaman CCTV. Seringkali CCTV di sana dimatikan saat aktivitas bongkar muat atau transaksi ilegal itu terjadi,” ujar salah satu warga yang merasa dirugikan.

Ancaman Aksi Massa

Kondisi ini membuat warga merasa muak dan kehilangan kesabaran. Kelangkaan BBM subsidi yang terus terjadi di tengah masyarakat berbanding terbalik dengan lancarnya pasokan bagi para pengumpul ilegal.

Sebagai bentuk protes keras, masyarakat dari berbagai kampung tersebut mengancam akan mengerahkan massa dalam jumlah besar untuk melakukan demonstrasi jika tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang maupun Pertamina.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pengelola SPBU Labanan terkait tuduhan serius ini.

Pawarta: Rasidin

Redaksi Borneo Sinar TV News

 

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Mengangkat Kopi Liberika Berau: Sekolah Tani Indonesia dan Pemkab Dorong Potensi Lokal dari Kebun Rest Area Pariso

26 Juli 2026 - 05:00 WITA

Diduga Tampung Kayu Ilegal di diduga ditalisayan Perizinan Somel Dipertanyakan

19 Juli 2026 - 21:02 WITA

Dugaan Proyek Fiktif Tambak Tudai 60 Juta di Biduk-biduk Cair 100% Fisik Nol!

19 Juli 2026 - 14:14 WITA

Skandal Pengadaan Mesin Dompeng: Rp200 Juta Diduga Digelapkan DKP Berau

14 Juli 2026 - 10:11 WITA

Rumah Wartawan Borneo Sinar TV di Berau Terbakar, Lima Bangunan Ludes Dilalap Api

13 Juli 2026 - 09:10 WITA

Proyek Drainase Rp 244 Juta di Tanjung Redeb Disorot, Warga: Pekerjaannya Asal-asalan dan Tipis

10 Juli 2026 - 15:09 WITA

Trending di Berau